PADANG, METRO–Kebakaran hebat terjadi di permukiman padat penduduk di Jalan Parak Gadang, RT 002/RW 003, Kelurahan Ganting Parak Gadang, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Minggu dinihari (6/7). Musibah itu menghanguskan empat rumah dan menyebabkan puluhan warga mengungsi.
Beruntung, kebakaran itu tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Hanya saja, saat kebakaran terjadi, warga setempat dibuat panik lantaran api berkobar dengan sangat besar dan dengan cepat menyebar dari satu bangunan rumah ke bangunan rumah lainnya.
Tak berselang lama, sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Petugas pun bekerja secepat mungkin untuk mencegah kebakaran semakin meluas. Setelah satu jam lebih dilakukan penyemprotan air, api yang menghanguskan empat rumah itu berhasil dipadamkan, tapi bangunan berikut dengan isinya tak dapat diselamatkan dari amukan si jago merah.
Kepala Bidang Operasional Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi mengatakan, api pertama kali terlihat sekitar pukul 02.21 WIB oleh seorang saksi bernama Ikhsan Maulana (24), warga setempat, yang langsung menghubungi petugas.
“Kami menerima laporan pukul 02.21 WIB dan unit langsung diberangkatkan di waktu yang sama. Petugas tiba di lokasi lima menit kemudian dan berhasil memadamkan api sepenuhnya sekitar pukul 03.40 WIB,” ujar Rinaldi.
Dijelaskan Rinaldi, jarak tempuh menuju lokasi kebakaran tercatat sekitar tujuh kilometer dengan kondisi jalan sempit dan lingkungan permukiman padat penduduk, yang menjadi tantangan tersendiri bagi petugas.
“Kita mengerahkan delapan unit armada dengan dukungan sekitar 80 personel dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang dengan bantuan personel TNI, Polri, PLN, Satpol PP, dan pihak Kecamatan Padang Timur, untuk memadamkan kobaran api,” tutur dia.
Rinaldi menuturkan, kebakaran ini menghanguskan empat unit rumah permanen dengan total luas terbakar diperkirakan mencapai 600 meter persegi. Sebanyak 14 kepala keluarga atau 53 jiwa terpaksa mengungsi akibat peristiwa ini. Beruntung, tidak ada korban luka maupun korban jiwa.
“Kerugian ditaksir mencapai Rp 1 miliar, sedangkan aset yang berhasil diselamatkan ditaksir senilai Rp 2 miliar. Api juga mengancam delapan rumah lainnya dengan total luas area terdampak sekitar 800 meter persegi,” tutur dia.
Menurut Rinaldi, selain bangunan, satu unit kendaraan roda empat dilaporkan rusak berat akibat kobaran api. Sedangkan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
|Rumah-rumah yang terbakar diketahui milik beberapa warga, di antaranya Minda Retno Gusti (50) yang menaungi lima kepala keluarga dengan total 18 orang penghuni, Dian Permata Sari (28) dengan tiga kepala keluarga berjumlah 12 orang, Ita (50) yang tinggal bersama satu keluarga berjumlah lima orang, serta Yendra Putra (55) yang menaungi lima kepala keluarga dengan 18 orang penghuni,” tutup dia. (brm)






