METRO SUMBAR

Konflik Kontrak Jorge Martin, Buka Peluang Aprilia Rekrut Enea Bastianini untuk Musim 2026

0
×

Konflik Kontrak Jorge Martin, Buka Peluang Aprilia Rekrut Enea Bastianini untuk Musim 2026

Sebarkan artikel ini
Jorge Martin dan Enea Bastianini

PABRIKAN MotoGP Aprilia dikabarkan telah menghubungi pembalap Enea Bastianini sebagai langkah antisipasi jika mereka kehilangan Jorge Martin.

Saat ini, masa depan Martin bersama Aprilia tengah menjadi subjek spekulasi intens, meskipun ia masih terikat kontrak hingga tahun 2026.

Namun, terdapat klau­sul dalam kontraknya yang memungkinkan sang pembalap hengkang lebih awal.

Dilansir dari laman Crash pada Kamis (3/7), Aprilia telah menjalin kontak awal dengan Bastianini sebagai bagian dari Rencana B mereka.

Meski mereka berniat mempertahankan Martin, langkah preventif dianggap perlu, mengingat per­nyataan manajer Martin yang sempat menyebut kemungkinan kepindahan ke tim lain.

Aprilia membantah per­nyataan tersebut dan bahkan mengancam akan membawa masalah ini ke ranah hukum.

Bastianini, yang kehilangan kursi di tim pabrikan Ducati musim ini, telah bergabung dengan tim Tech3 KTM. Namun, ia belum mampu menunjukkan performa optimal sejak menggunakan mesin KTM.

Saat ini, ia berada di bawah rekan setimnya Maverick Viñales serta dua pembalap pabrikan KTM, Pedro Acosta dan Brad Binder, dalam klasemen sementara MotoGP.

Pencapaian terbaik Bastianini sejauh musim ini adalah finis di posisi ketujuh pada Grand Prix Amerika di Circuit of the Americas.

Kendati performanya menurun, minat dari tim seperti Aprilia dan Pramac Yamaha menunjukkan bahwa Bastianini tetap dianggap sebagai pembalap potensial.

Kemungkinan untuk kembali memperkuat tim asal Italia menjadi daya tarik tersendiri bagi sang pembalap. Sementara itu, Martin harus absen dalam beberapa balapan terakhir karena cedera.

Ketidakhadirannya membuat Aprilia meraih kemenangan di MotoGP Inggris melalui pembalap pengganti, Marco Bezzecchi. Hasil tersebut menambah tekanan terhadap Martin, baik dari segi performa maupun posisinya dalam tim.

CEO Aprilia, Massimo Rivola, berharap Martin bisa kembali membalap pada Grand Prix Brno sebelum jeda musim panas.

Namun, ketegangan dalam negosiasi kontrak dan potensi hengkangnya Martin membuat Aprilia bersikap tegas dan mencari jalan keluar dengan menjalin komunikasi de­ngan Bastianini. Keputusan akhir akan sangat menentukan arah susunan pembalap Aprilia pada musim 2026. (jpg)