METRO PESISIR

Yota Balad: Wujudkan ASN Kota Pariaman yang Peduli

0
×

Yota Balad: Wujudkan ASN Kota Pariaman yang Peduli

Sebarkan artikel ini
LAUNCHING—Wali Kota Pariaman Yota Balad saat launching gerakan TuWai KeTan (Satu Pegawai Satu Pekerja Rentan), kolaborasi pemerintah Kota Pariaman dengan BPJS Ketenagakerjaan Padangpariaman.

PARIAMAN, METRO— Wujud Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Pariaman Peduli, Wali Kota Pa­riaman Yota Balad , kema­rin, launching gerakan TuWai KeTan (Satu Pegawai Satu Pekerja Rentan), kola­borasi pemerintah Kota Pariaman dengan BPJS Ketenagakerjaan Padangpariaman. “Kita hadir untuk menyatakan sikap, bahwa Pariaman peduli, dimana ASN Pemko Pariaman hadir. Melalui gerakan TuWai KeTan, kita ingin menggerakkan ASN, untuk berkontribusi langsung dalam melindungi para pekerja rentan. Satu pegawai melindungi satu pekerja. Satu langkah kecil, namun bermakna besar, inilah bentuk gotong royong modern yang sesuai de­ngan semangat bangsa kita,” ujar Yota Balad, kemarin.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa perlindungan Jaminan sosial ketenaga­kerjaan, merupakan salah satu program prioritas yang dicanangkan dalam masa kepemimpinannya sebagai Walikota dan Wakil Walikota Pariaman Periode 2025–2029. “Program ini lahir dari ke­pe­dulian yang tumbuh ketika kami turun langsung ke lapangan, melihat, mendengar, dan merasakan denyut kehidupan masya­rakat, terutama mereka yang bekerja di sektor informal dan berada dalam situasi rentan,” ujarnya

Dia  menyebutkan sebagai Walikota, dirinya merasa memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk hadir dan memberikan perlindungan nyata kepada pelerka ren­tan ini melalui jaminan so­sial ketenagakerjaan, jelas mantan Sekda Kota Pariaman ini. “Hadirnya program ini, menunjukkan bahwa ASN berkontribusi ikut serta memberikan perlindungan kepada ma­syarakat. Menjamin pekerja rentan kategori buruh bangunan, buruh harian lepas, petani, nelayan, pedagang aso­ngan dan pedagang kaki lima, hingga tukang ojek memenuhi kebutuhan dasar hidup dan sebagai langkah penanganan kemiskinan ekstrem di Kota Pariaman,” ungkap­nya.

Dirinya berharap gerakan TuWai KeTan ini, dapat diikuti seluruh ASN Peme­rintah Kota Pariaman, dan pada kesempatan yang sama, dirinya juga mengajak untuk menyisihkan juga sedikit harta para ASN, dalam gerakan sedekah untuk anak yatim, yang akan dimulai bersamaan dengan TuWai KeTan ini. “Harapan saya, gerakan ini bukan hanya program seremonial semata, kita targetkan, dalam beberapa tahun ke depan, seluruh pekerja rentan di Kota Pariaman terlindungi. Tidak ada lagi masyarakat yang jatuh miskin karena kehilangan tulang punggung keluarga akibat kecelakaan kerja atau kematian, serta para anak yatim dapat menikmati Baju Lebaran setiap tahunya,” ujarnya.

Turut Hadir Kepala BPJS Ketenagakerjaan Padangpariaman Herry Asmanto, Kepala Dinas Penanaman Modal, Pela­yanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Gusni­yeti Zaunit sebagai Pelaksana acara dan jajaran, Kepala OPD, Kepala Badan, Kabag, Kakan, Pejabat Eselon III dan IV, Kepala Desa dan Lurah se Kota Pariaman. (efa)