A.YANI, METRO–Satu bulan jelang peringatan Hari Jadi Kota (HJK) ke-356 yang akan diperingati 7 Agustus mendatang, Pemko Padang mulai mematangkan persiapan serangkaian acara.
Wali Kota Padang Fadly Amran langsung memimpin rapat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan perayaan tahun ini berjalan sukses dan meriah. Rapat penting ini berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Padang, Selasa (1/7).
Hadir dalam rapat tersebut Pelaksana Harian (Plh) Sekda Corri Saidan, perwakilan pimpinan perbankan, BUMN/BUMD, PT Pelindo Teluk Bayur, Lantamal II Padang, Balai Wilayah Sungai Sumatera V, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA), serta General Manager hotel se-Kota Padang. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan komitmen kolektif dalam menyukseskan perayaan HJK.
Perayaan HJK ke-356 ini mengusung tagline “Taste of Padang Experience: Road to Gastronomy City” dengan tema “Rasa yang Mengikat, Warisan yang Menghidupkan”.
Fadly menjelaskan bahwa pemilihan tema ini merupakan langkah strategis untuk mendapatkan pengakuan dari UNESCO sebagai Kota Gastronomi. Menurutnya, Padang memiliki potensi besar dengan kekayaan budaya kuliner dan cara penyajiannya yang unik.
“Gastronomi tidak sekadar tentang makanan, tetapi mencakup seluruh produk kreatif yang menjadi identitas kota kita. Melalui itu, kita bertekad untuk meraih gelar Gastronomi City dari UNESCO, dan mengukuhkan diri sebagai pusat kuliner dunia yang kaya akan cita rasa dan warisan budaya,” terang Fadly Amran.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas sektor agar persiapan HJK berjalan lancar. “Kami menginginkan HJK ini tidak hanya sebatas seremonial, tapi memiliki warna dan rasa, rasa Kota Padang, rasanya kolaborasi dan sinergitas semua pihak,” tambahnya.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang, Yudi Indra Sani, memaparkan bahwa perayaan HJK akan berlangsung selama delapan hari, dari 3 hingga 10 Agustus 2025.
Rangkaian acara yang direncanakan sangat beragam, meliputi Rakornas ICCN, acara Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI), Padang Fashion Summit, Pameran dan Expo, kunjungan KRI Bima Suci, Talk Show, Gowes Siti Nurbaya, berbagai pertandingan olahraga, Festival Telong-Telong, Pesta Rakyat, hingga Rapat Paripurna HJK.
Semua event akan dirancang untuk memperkuat posisi Padang sebagai kota dengan daya tarik budaya halal dan wisata kuliner yang otentik. Perayaan ini menjadi cermin bahwa Kota Padang bukan hanya kota dengan sejarah panjang, melainkan kota masa depan yang mampu meramu tradisi menjadi kekuatan global. Sebuah kota yang tidak hanya pintar dan sehat, tetapi juga punya ‘rasa’. (ren/rel)






