OLAHRAGA

Manchester City Tersingkir dari Piala Dunia Antarklub, Al Hilal Menang Dramatis 4-3

0
×

Manchester City Tersingkir dari Piala Dunia Antarklub, Al Hilal Menang Dramatis 4-3

Sebarkan artikel ini
SELEBRASI— Selebrasi pemain Al Hilal usai mencetak gol ke gawang Manchester City pada laga babak 16 besar Piala Dunia Antarklub 2025, Selasa (1/7) dini hari WIB.

MANCHESTER City harus mengubur impian di Piala Du­nia Antarklub 2025 setelah dikalahkan Al-Hilal dengan skor 4-3 melalui babak perpanjangan waktu. Laga babak 16 besar itu berlangsung di Camping World Stadium, Orlando, Amerika Serikat.

Menurut laporan Reuters pada Selasa (1/7), pertandingan penuh tensi tinggi ini menjadi mimpi buruk bagi City. Mereka sempat unggul lebih dulu tetapi gagal menjaga keunggulan.

Laga dimulai dengan dominasi City yang langsung mencetak gol di menit ke-9 melalui Bernardo Silva. Namun, gol ini sempat menuai kontroversi karena dugaan handball dalam prosesnya. Setelah tinjauan VAR, wasit tetap mengesahkan gol tersebut.

Al-Hilal lalu membalas di babak kedua lewat Marcos Leonardo dan Malcolm dalam waktu singkat, membuat City tertinggal 2-1. Erling Haaland kemudian menyamakan ke­dudukan menjadi 2-2.

Pertandingan pun berlanjut ke perpanjangan waktu. Di babak tambahan, Kalidou Koulibaly membawa Al-Hilal unggul 3-2 lewat sundulan dari sepak pojok.

Phil Foden sempat menyelamatkan City dengan gol indah untuk menyamakan skor menjadi 3-3. Itu menjadi gol ke-100 Phill Foden untuk klub.

Namun, Marcos Leonardo kembali mencetak gol di menit ke-112, memastikan kemena­ngan 4-3 untuk Al-Hilal. Hasil itu mengantarkan mereka ke perempat final melawan Fluminense.

Kekalahan ini menambah tekanan bagi pelatih Pep Guardiola yang dianggap terlalu lambat memasukkan Foden ke dalam pertandingan. Dia juga harus mengganti Rodri karena cedera, mengubah stra­tegi tim di saat krusial.

City mencatatkan penguasaan bola hingga 71 persen dan memiliki banyak peluang emas. Sayangnya, penyelesaian yang buruk dan lemahnya pertahanan justru dimanfaatkan sempurna oleh Al-Hilal yang bermain efektif lewat serangan balik cepat.

Kemenangan ini menjadi salah satu momen bersejarah bagi Al-Hilal yang tampil tanpa dua pemain kunci, Salem Al-Dawsari dan Aleksandar Mitrovic. Sementara itu, Manchester City harus pulang lebih awal dari turnamen bergengsi ini dengan penuh kekecewaan.

Klub asuhan Simone Inzaghi itu kini bersiap menghadapi Fluminense di babak perempat final. Sementara Guardiola dan City harus mengevaluasi ba­nyak hal usai tersingkir dari turnamen. (jpg)