PADANG, METRO–PT. Wiratama Jaya Perkasa (WJP), Pusdiklat Satpam Sumatera Barat mengadakan Diksar Satuan Pengamanan Angkatan 99 Gelombang ke II Tahun 2025. Sebanyak 33 orang (16 orang dari Nagari Lingkuang Aua Barat, Kabupaten Pasaman Barat) dan 17 orang dari umum, mengikuti diksar pada Kamis (26/6), di Pusdiklat Satpam Wiratama Jaya Perkasa.
Direktur Utama Muhammad Syaifullah, mengatakan sebagai penyelenggara Pusdiklat PT. Wiratama Jaya Perkasa merasa bangga dan bahagia atas kehadiran siswa Satpam Angkatan 99 Gelombang II yang datang dari Kabupaten /Kota di Sumatera Barat. Teristimewa peserta terbanyak dari Nagari Lingkuang Aua Barat, Kabupaten Pasaman Barat.
“Satpam bukan hanya sekadar profesi, melainkan tanggung jawab besar dalam menjaga keaman dan ketertiban dan keselamatan masyarakat, pendidikan dasar satpam garda pratama ini adalah langkah awal untuk membekal diri dengan ilmu, keterampilan dan mental yang tanguh sebagai pelayan publik di Bidang keamanan,” ungkap Muhammad Syaifullah.
Selanjutnya, untuk para peserta siswa, diminta untuk mengikuti proses diklat satpam dengan kesungguhansebagai bekal siswa nanti di lapangan. Peserta akan mendapat pelatihan langsung dari ke tim Direktorat Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polda Sumatera Barat mengisi kecerdasan dan keterampilan.
“Tapi kecerdasan dan keterampilan fisik saja tidak cukup maka Pusdiklat Satpam menangapinya dengan penyuluhan rohani perkara iman dan amal shaleh,” katanya.
Pj Wali Nagari Lingkuang Aua Barat, Dersal, mengaku Diklat ini merupakan bentuk investasi sumber daya manusia dalam bidang keamanan. Ini sangat diperlukan sekali dalam menjaga ketertiban dan kenteraman serta mendukung iklim sosial, ekonomi yang inklusif .
Direktorat Pembinaan Masyarakat (Binmas ) Polda Sumbar dan juga pimpinan PT. Wiratama Jaya Perkasa, yang telah bersedia melakukan kegiatan ini dan berjalan lancar dan aman,untuk itu bukan hanya secara fisik saja tentu akan dibina tanggung jawab dan loyalitas serta etikanya dalam sebagai satuan pengamanan.
“Kami harapkan nanti hasilnya mempunyai kualitas dan integritas yang tinggi, tentunya penyelanggaraan yang kami ketahui PT. Wiratama Jaya Perkasa, yang didukung oleh Polda Sumatera Barat,ini yang menambah kredilibitas lulusan yang mempunyai integritas tinggi,” katanya.
Dijelaskan, Satuan Pengamanan mempunyai fisik mental yang kuat dan moral yang bagus mempunyai etika pelaksanaan dilapangan, kegiatan ini dibiayai dari Dana Desa.
Kasi Binlat Binmas Polda Sumbar, Kompol Mochammad Rosidi, , mengatakan, pelatihan Satpam di Sumatera Barat ini masih ada kurang lebih 8.000 orang yang sudah efektif menjadi Satuan Pengaman. Tapi belum melaksanakan pendidikan, bagi siswa PT. Wiratama Jaya Perkasa, sangat berbangga diri, punya dasar, kebanggaan, ada traskip nilai dan ada nilai jual.
“Tempat pendidikan ini sama dengan sifatnya dengan pendidikan Polisi,terkait dengan hal itu juga tugas kepolisian itu sama dengan satuan pengaman,” ujar Mochammad Rosidi.Kata Mochammad Rosidi, Satuan Pengaman itu membantu tugas Kepolisian, karena itu kepada siswa harus belajar dengan baik, belajar sunguh-sunguh. Satpam juga harus memahami dan memiliki dasar keselamatan,badan sehat, fisik bagus.
Untuk PT. Wiratama Jaya Perkasa, kata Mochammad Rosidi, ini sangat efektif dan sangat aktif sekali setiap minggu membuka peluang bagi masyarakat, dalam hal ini dari Pasaman Barat, untuk dengan terlaksananya kegiatan pendidikan dasar satuan pengaman, banyak peluang kerja yang diciptakan. (ped)






