METRO BISNIS

Dukung Keandalan Sistem Kelistrikan Riau, PLN Pastikan Konstruksi SUTT 150 kV KID–Pakning Sesuai Standar K3

0
×

Dukung Keandalan Sistem Kelistrikan Riau, PLN Pastikan Konstruksi SUTT 150 kV KID–Pakning Sesuai Standar K3

Sebarkan artikel ini

Sebagai bentuk komitmen terhadap kualitas dan keselamatan kerja dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, manajemen PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah (UIP Sumbagteng) melaksanakan kunjungan lapangan ke lokasi proyek Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV KID–Pakning Lot 1 dan Lot 2 yang saat ini tengah digarap oleh Unit Pelaksana Proyek (UPP) Sumbagteng 1.

Kegiatan site visit ini bertujuan untuk meninjau langsung progres konstruksi, mengevaluasi kesiapan teknis di lapangan, serta memastikan bahwa standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) diterapkan secara optimal. Proyek ini merupakan bagian dari upaya strategis PLN dalam meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di wilayah Riau dan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penyediaan pasokan listrik yang andal dan berkualitas.
Turut hadir dalam kunjungan tersebut General Manager PLN UIP Sumbagteng, Hendro Prasetyawan, didampingi oleh Senior Manager Perencanaan serta Manager UPP Sumbagteng 1.

Kunjungan dimulai dengan safety briefing yang dipimpin oleh Team Leader Keselamatan, Kesehatan Kerja, Lingkungan, dan Keamanan (K3L-KAM) UPP Sumbagteng 1, Hidayatullah. Dalam penjelasannya, Hidayatullah menyampaikan bahwa proyek ini secara konsisten menerapkan prinsip-prinsip K3 sebagai bagian integral dari pelaksanaan pekerjaan di lapangan.
“Kami memprioritaskan keselamatan dan kesehatan kerja sebagai kunci keberhasilan proyek. Seluruh pekerja diwajibkan mematuhi prosedur kerja aman, menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap, serta mengikuti briefing keselamatan setiap hari sebelum memulai aktivitas. Selain itu, kami juga melakukan inspeksi rutin terhadap peralatan kerja guna mencegah potensi kecelakaan,” ungkap Hidayatullah.

Baca Juga  Produk Turunan Sawit Sumbar 22,8 Ribu Ton Diekspor ke Cina dan Jepang

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa aspek keselamatan tidak hanya difokuskan pada internal proyek, tetapi juga menyasar keselamatan masyarakat di sekitar lokasi kerja. Sebagai langkah antisipatif, tim proyek telah memasang spanduk-spanduk imbauan keselamatan, barier pembatas area kerja, serta safety line guna mengurangi risiko kecelakaan dan membatasi akses ke area berbahaya.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh proses pembangunan dapat berlangsung dengan aman tanpa menimbulkan gangguan atau risiko bagi warga sekitar. Komunikasi dan sosialisasi secara berkala juga terus kami lakukan kepada masyarakat di sepanjang trase pembangunan,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, General Manager PLN UIP Sumbagteng, Hendro Prasetyawan, memberikan apresiasi kepada seluruh tim pelaksana, termasuk mitra kerja yang terlibat dalam proyek ini, atas semangat kolaboratif dan kepatuhan terhadap aspek keselamatan kerja.
“Pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan bukan hanya tentang menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, tetapi juga tentang bagaimana kita menjalankan prosesnya dengan aman dan bertanggung jawab. Prinsip zero accident bukan sekadar jargon, melainkan budaya yang harus diterapkan dan dijaga dalam setiap tahapan pembangunan,” tegas Hendro.

Baca Juga  6 Usaha Menengah dan Kecil Raih Anugerah Siddhakarya

Proyek pembangunan SUTT 150 kV KID–Pakning Lot 1 dan Lot 2 merupakan bagian dari penguatan sistem transmisi regional di Provinsi Riau. Infrastruktur ini akan berperan penting dalam mendukung pertumbuhan industri, pemerataan energi, serta meningkatkan keandalan pasokan listrik di wilayah Sumatera Bagian Tengah.

PLN UIP Sumbagteng terus berkomitmen untuk menyelesaikan proyek-proyek ketenagalistrikan dengan standar mutu tinggi, menjunjung prinsip zero accident, menjaga kelestarian lingkungan, serta membangun sinergi yang harmonis dengan masyarakat di sekitar proyek.

Dengan hadirnya infrastruktur baru ini, PLN berharap dapat memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan ketahanan energi nasional, peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan, serta mendorong pembangunan daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.