METRO PADANG

Dorong Kepatuhan dan Transparansi ASN, Unand Berikan Pendampingan Pengisian LHKPN 2024

0
×

Dorong Kepatuhan dan Transparansi ASN, Unand Berikan Pendampingan Pengisian LHKPN 2024

Sebarkan artikel ini
PENGISIAN LHKPN— Untuk memenuhi kewajiban pelaporan serta mendorong budaya transparansi di lingkungan akademik, Unand memberikan pendampingan dan pemantauan pengisian LHKPN Tahun Lapor 2024, di Gedung Seminar F Kampus Limau Manis, Selasa (24/6).

LIMAU MANIS, METRO–Universitas Andalas memberikan pendampingan dan pemantauan pengisian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Tahun Lapor 2024, Selasa (24/6), di Gedung Seminar F Kampus Limau Manis. Kegiatan ini digelar dalam rangka memenuhi kewajiban pelaporan serta mendorong budaya transparansi di lingkungan akademik.

Dikutip dari situs resmi Unand, acara dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor III Universitas Andalas Prof. Dr. Kurnia Warman, S.H., M.Hum yang dalam sambutannya menekankan pentingnya komitmen seluruh sivitas akademika dalam menjaga integritas dan tata kelola yang baik. Ia mengapresiasi langkah proaktif dari kementerian dalam memberikan pendampingan langsung kepada para wajib lapor.

Pendampingan ini dilaksanakan oleh tim dari Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan Ting­­gi, Sains, dan Tek­nologi (Kemdiktisaintek), dan turut dihadiri oleh Widyasta Puraardi Pinem selaku Kepala Subbagian pada Inspektorat Investigasi dan tim. Dalam pema­pa­ran­nya, ia menjelaskan teknis pengisian LHKPN serta menjawab berbagai kendala yang sering dihadapi oleh para pelapor.

“Pendampingan ini bertujuan untuk memastikan seluruh wajib lapor memahami proses pengisian dan dapat menyelesaikannya tepat waktu. Kepatuhan terhadap pelaporan LHKPN bukan hanya soal regulasi, tapi juga bagian dari integritas pribadi dan institusi,” ujarnya.

Hingga saat ini, masih terdapat 49 orang wajib lapor di Universitas Andalas yang belum mengisi LHKPN, dengan sebagian besar berasal dari Fakultas Kedokteran.

Namun, ketidakterisian ini diduga bukan karena kelalaian, me­lain­kan akibat ketidak­pa­haman dan kesibukan.

“Saya percaya, mengisi ini tidak serumit mencari penghasilan yang akan dilaporkan,” ujar Prof. Kurnia Warman dengan nada berseloroh namun tetap serius menyampaikan urgensi pelaporan.

Kegiatan ini tidak hanya mendukung kewajiban institusi Universitas Andalas, tetapi juga menjadi bentuk kontribusi nyata terhadap pelaksanaan prin­sip-prinsip tata kelola pe­merintahan yang baik di lingkungan pendidikan tinggi nasional. Universitas Andalas berkomitmen untuk terus mendampingi dan memfasilitasi seluruh sivitas akademika dalam menegakkan nilai-nilai integritas dan akuntabilitas. (ren/rel)