METRO SUMBAR

KRI Kalahitam-828, Dukung Ekspedisi Rupiah Berdaulat di Sumbar

0
×

KRI Kalahitam-828, Dukung Ekspedisi Rupiah Berdaulat di Sumbar

Sebarkan artikel ini
PELEPASAN— Danlanatamal II Laksma TNI Sarimpunan Tanjung pasangkan jaket relawan saat pelepasan Ekspedisi Rupiah Berdaulat menuju daerah 3 T.

PADANG, METRO–Mendukung Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) yang digelar oleh Bank Indonesia perwakilan Suma­tera Barat. KRI Kalahitam-828 di bawah Satuan Kapal Patroli (Satrol) Pangkalan Utama TNI AL II (Lantamal II) melaksanakan o­perasi pengamanan tim Satgas BI bersama perso­nel Lantamal II.

Tim ini  menuju beberapa pulau yang berada di Kabupaten Kepulauan Mentawai, nantinya yang menjadi tujuan kegiatan Ekspedisi Rupiah Berdau­lat.  Pelepasan ini dilaksa­nakan di Pelabuhan 4 Pelindo Teluk Bayur.

Acara yang dihadiri Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) II Laksamana Pertama TNI Sarimpunan Tanjung, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Sumbar, Kepala Bank Indonesia perwakilan Suma­tera Barat (Sumbar), pimpinan Bank pemerintah  maupun swasta yang berada di Sumbar,  Wadanlantamal II Kolonel Laut (P) Mulyadi., S.E.,CRMP ,M.Tr.Oplsa., Pejabat Utama dan  Kasatker Lantamal II.

Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal II) Laksamana Pertama TNI Sarimpunan Tanjung didampingi  Kadispen Mayor Laut (T) Syahrul mengaku menje­laskan sebelum pembe­rangkatan Tim Ekspedisi, Kepala departemen pe­ngelolaan uang dari Bank Indonesia, Anwar Bashori memberikan sambutan mengenai Ekspedisi Rupiah Berdaulat menuju dae­rah 3 T.

“Kawasan 3 T dimaksud adalah Terdepan, Terluar dan Terpencil yaitu daerah di Kabupaten Kepulauan Mentawai, yang meliputi, Pulau Siberut (Maileppet), Pulau Siberut (Sikabaluan), Pulau Pagai Selatan, Pulau Pagai Utara, Pulau Sipora dan kembali ke Padang dengan jarak tempuh 505 Nm,” ungkapnya.

Sebelum keberangkatan Danlanatamal II memasangkan jaket relawan kepada Komandan KRI KLH-828 Mayor Laut (P) Afrizal Adrianto dan Anwar Bashori perwakilan dari BI memasangkan jaket relawan kepada salah satu petugas relawan BI.

Acara diakhiri dengan pelepasan tali tros KRI  Kalahitam-828, secara simbolis oleh Forkompinda Sumbar. “Kegiatan ini me­rupakan bentuk nyata si­nergi TNI AL dan Bank Indonesia dalam memperkuat kedaulatan eko­nomi dan kehadiran negara di wilayah 3T (terdepan, terpencil, dan tertinggal),” tegasnya. (ped)