MENTAWAI, METRO – Diterjang gelombang laut yang tinggi, perahu yang ditumpangi empat orang terbalik di perairan Mapadegat, Pulau Sipora, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Jumat, (12/4) sekira pukul 11.20 WIB. Beruntung dalam kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa.
Keempat penumpang, Seperus Ulu (32), Alex (35) Misna (19) dan Ida (42) sempat terombang-ambing di perairan dan berhasil menyelamatkan diri dengan cara duduk di atas perahu yang terbalik. Keempat korban kemudian dievakuasi tim SAR gabungan yang datang ke lokasi melakukan pertolongan.
Informasi yang dihimpun, kejadian itu berawal ketika perahu ukuran kecil bermuatan empat penumpang itu berangkat dari Tuapeijat sekira pukul 10.00 WIB, menuju ke Batu Monga, Kecamatan Sipora Utara, Mentawai dengan maksud untuk berwisata.
Namun, setiba di perairan Mapadegat, sekitar pukul 11.20 WIB, perahu terbalik akibat diterjang gelombang laut yang tinggi. Sekira pukul 11.30, Kantor Pencarian dan Pertolongan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, menerima informasi kapal terbalik.
Menindaklanjuti laporan itu tim SAR gabungan terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI AL, Polair, Kodim, serta potensi SAR lainya, langsung bergerak ke lokasi mengevakusi korban. Setelah menemukan para korban, petugas kemudian mengangkat para korban ke atas kapal evakuasi.
Kakan Basarnas Mentawai Akmal mengatakan, setelah pihaknya mendapatkan laporan adanya perahu yang terbalik, langsung melakukan evakuasi terhadap empat orang yang terdiri dari 2 laki-laki dan 2 perempuan. Seluruhnya selamat dari tragedi.
“Kondisi para penumpang perahu itu selamat. Setelah kita evakuasi, kita berikan pertolongan medis dasar, ditukar bajunya, diberi makan, dan mereka sehat-sehat saja, tidak ada membutuhkan untuk penangan medis lanjut,” kata Akmal.
Akmal menjelaskan dari keterangan para korban, perahu yang ditumpanginya itu terbalik akibat tinggi gelombang mencapai 1-2 meter. Jam 12.25, mereka sudah dapat dievakuasi. Para korban saat ini berada di KN SAR Ramawijaya 240 Mentawai, di dermaga Tuapeijat.
”Seluruh korban selamat tidak mau di bawa ke rumah sakit. Mereka beristirahat di kapal KN SAR Ramawijaya 240 Mentawai, yang peralatan medisnya cukup lengkap. Kita masih menunggu pihak keluarganya. Selain itu tim SAR gabungan sekarang sedang proses evakuasi perahunya yang terbalik itu. Perahu yang dinaiki mereka adalah perahu long boat, yang pakai mesin,” ungkap Akmal.
Kapolres Mentawai, AKBP Hendri Yahya mengatakan, terkait kecelakaan tunggal perahu itu, pihaknya bersama dengan pihak terkait lainnya sudah melakukan evakuasi terhadap para korban. Beruntung, para korban bisa diselamatkan, dan mereka sempat terombang ambing di sana.
”Saat perahu terbalik, mereka memanfaatkan bagian bawah perahu yang sudah menghadap ke atas sebagai tempat untuk menyelamatkan diri dengan cara mendudukinya. Informasinya mereka mau berwisata, dan perahu yang terbalik itu merupakan milik masyarakat yang biasa digunakan untuk mancing,” pungkasnya. (rgr)





