METRO SUMBAR

Wako Yota Balad Antarkan Tiga Proposal Pembangunan Pasar Baru

1
×

Wako Yota Balad Antarkan Tiga Proposal Pembangunan Pasar Baru

Sebarkan artikel ini
SERAHKAN PROPOSAL— Wali Kota Pariaman Yota Balad, serahkan tiga proposal pada Direktur Jenderal (Dirjen) Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI.

Wali Kota Pariaman Yota Balad, kemarin, temui Direktur Jenderal (Dirjen) Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI. Saat itu, wako sampaikan 3 propo­sal pembangunan untuk Kota Pariaman.

Yota Balad yang di­dampingi Plt. Kadis PUPRP Kota Pariaman Riko Jamal, dan Plt. Kepala DPPP Kota Pariaman Marlina Sepa serta Plt Sekretaris DPPP Kota Pariaman Marini Jamal, melakukan kunjungan ke Kementerian PU untuk bertemu dengan Direktur Jenderal Prasarana Strategis, Dr. Ir. Mau­lidya Indah Junica, M.Sc, untuk mengusulkan dan ekspose 3 proposal pembangunan.

“Hari ini kami bertemu dengan ibu Dirjen Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum, dalam rangka membawa propo­sal untuk mendukung pembangunan di Kota Pa­riaman, yang saat ini cu­kup sulit untuk memba­ngun infrastruktur dika­renakan efesiensi anggaran,” kata Walikota Pariaman  Yota Balad, kemarin.

Katanya, 3 Proposal tersebut antara lain yang pertama pembangunan Pasar Baru/Pasar Basah Pariaman, yang mana sudah ada rekomendasi dari kementerian perdagangan. Untuk DED nya akan dilakukan pembahasan lebih lanjut de­ngan Direktorat Prasarana Strategis “Untuk proposal kedua, yaitu Pembangunan GOR berupa lintasan lari atletik di GOR Rawang dan kolam re­nang di GOR Sutan Radjo Bujang, yang nanti dapat digunakan untuk bimbingan belajar sekolah kedinasan dan latihan fisik bagi siswa yang ada di Kota Pariaman,” ujarnya.

Kemudian yang ketiga, tukas orang nomor satu di Kota Pariaman ini adalah ‘pembangunan tempat evakuasi/shelter di 2 lokasi yang ada di Kota Pariaman, yaitu di Kantor Camat Pariaman Timur dan sekolah yang ada di Kecamatan Pariaman Utara, yang merupakan upaya mitigasi bencana tsunami, yang akan dilakukan Pemerintah Kota Pariaman.

“Besar harapan kami, 3 Proposal yang kami ajukan untuk Kementerian PU ini dapat diterima dan direalisasikan, kalau tidak bisa dibangun di tahun ini, kiranya bisa dianggarkan untuk tahun depan, se­hingga apa yang kami inginkan dari pembanguanan infrastruktur ini semata-mata untuk kemaslahatan masyarakat dan pe­ningkatan ekonomi dae­rah dan mitigasi bencana,” tandasnya mengakhiri. (efa)