SOLOK, METRO – Pemerintah Kota Solok terus berupaya melahirkan berbagai inovasi dalam peningkatan kinerja aparatur dan pelayanan terhadap masyarakat. Pemerintah daerah wajib mendukung inovasi dengan menumbuhkembangkan motivasi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Menurut Wakil Wali Kota Solok, Reinier, apa yang dilakukan harus ditopang dengan iklim kerja yang kondusif dalam merangsang sinergi unsur kelembagaan, sumber daya, serta jaringan iptek. Untuk itu, masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menerapkan hasil inovasi yang telah dilahirkan sebelumnya, sehingga memang dirasakan manfaatnya baik oleh pegawai maupun masyarakat.
“Seluruh stakeholder terkait mesti bersatu padu bersama pemerintah untuk terus menerus melahirkan berbagai terobosan baru dalam upaya meningkatkan peran Pemko Solok terhadap kemajuan daerah. Inovasi daerah merupakan salah satu cara untuk membuat Kota Solok semakin kuat, Kota Solok semakin hebat. Kami harapkan, setelah sosialisasi ini seluruh OPD agar segera mengembangkan inovasinya,” ujar Reineir.
Kepala Balitbang Kota Solok, Raflis mengatakan, sosialisasi Replika Inovasi Daerah dan Puja Indah menjadi bagian tindak lanjut MoU antara Pemko Solok dengan BPP Kemendagri yang telah disepakati pada 18 Mei 2018 lalu.
“Ditetapkannya Kota Solok sebagai percontohan penerapan Inovasi Daerah melalui program Puja Indah guna memastikan ketersediaan dukungan regulasi dan kebijakan dalam penerapan inovasi daerah,” tukasnya.
Selain itu terang Raflis, juga untuk memastikan terbangunnya komitmen para pemangku kepentingan, memastikan aplikasi hasil inovasi berjalan dengan baik, memastikan integrasi antar komponen sistem juga berjalan dengan baik.
“Kita perlu memastikan proses layanan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, terjadinya efisiensi dan perbaikan cara kerja serta layanan kepada masyarakat. Serta terbangunnya kapasitas daerah dalam melaksanakan replika inovasi daerah dan menjadi rujukan negara,” ungkap Raflis. (vko)





