BERITA UTAMA

Evaluasi Pelaksanaan Haji 2025, Puan Buka Opsi DPR Bentuk Pansus

0
×

Evaluasi Pelaksanaan Haji 2025, Puan Buka Opsi DPR Bentuk Pansus

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI— Para jamaah haji ketika mendarat di Bandara usai melaksanakan ibadah haji.

JAKARTA, METRO–Ketua DPR RI Puan Ma­harani membuka opsi untuk membentuk panitia khusus (Pansus) dalam rangka mengevaluasi pelaksanaan Ibadah Haji 2025. Ia menyinggung adanya lima poin kritik yang disampaikan Pemerintah Arab Saudi terhadap Indonesia atas penyelenggaraan iba­dah haji.

“Lima poin nota tersebut itu sudah lama, sudah diselesaikan oleh Pemerintah, jadi saat pelaksanaan haji sekarang itu sebenarnya semuanya sudah selesai,” kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (24/6).

Adapun, rincian lima poin yang dibahas dalam nota diplomatik dari Arab Saudi itu pertama adalah soal ketidaksesuaian data jemaah antara E-Haj, Sis­­kohat, dan manifest penerbangan. Ia memastikan, permasalahan itu sudah diselesaikan sejak awal Mei 2025.

Kedua, pe­ng­ang­kutan jemaah dari Madinah ke Mekkah. Di mana ada per­bedaan sya­rikah pada sebagian kecil jemaah da­lam satu kloter, sehingga jemaah sem­pat me­nung­gu di Madinah karena be­da konfigurasi.

Ketiga, pe­nempatan hotel yang ti­dak sesuai. Ke­empat, ke­sehatan je­ma­­ah lansia dan risiko tinggi dan kelima adalah soal pembayaran Dam jemaah haji Ta­mat­tu.

Meski persoalan yang disinggung Arab Saudi da­lam nota diplomatik sudah diselesaikan, tak dipungkiri masih banyak perma­salahan dalam penyelenggaraan haji yang harus dibenahi. Karena itu, evaluasi perlu dilakukan agar persoalan yang muncul di penyelenggaraan haji 2025 tidak terjadi lagi di tahun-tahun berikutnya.

“Namun memang da­lam pelaksanaan ha­ji kali ini ba­nyak hal yang kita harus eva­luasi, ba­nyak hal yang ha­­rus kita selesai­kan de­ngan le­bih baik sehingga pe­lak­sa­naan ha­ji di ta­hun de­pan­ itu tidak akan te­rulang lain,” ujar Puan.

Ia memastikan, Komisi VIII DPR RI akan segera menggelar rapat untuk mengevaluasi pelaksanaan haji 2025 bersama pemerintah dan pimpinan DPR RI yang turut terlibat dalam Tim Pengawas (Timwas) I Haji DPR di Arab Saudi.

“Hari ini baru kita buka masa sidangnya, kita akan mendapatkan laporan, kebetulan ketiga pimpinan DPR ikut dalam haji tahun ini. Kita akan mendapatkan laporannya juga dari teman-teman dan Komisi VIII,” ujar Puan.

Lebih lanjut, Puan menyatakan jika ditemukan banyak masalah dalam penyelenggaraan haji 2025, maka DPR dimungkinkan membentuk pansus guna menginvestigasi hal tersebut.

“Setelah itu jika memang harus dilakukan pansus haji untuk pelaksanaan per­baikan ke depan, kita DPR, sesuai dengan meka­nis­menya akan melaksa­nakan pansus haji,” pung­­kas­nya. (jpg)