PADANG, METRO–Jajaran direksi RSUP Dr. M. Djamil terus menunjukkan komitmennya dalam memastikan kualitas pelayanan dan efisiensi operasional. Inspeksi dilakukan oleh Direktur Utama Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, Direktur Layanan Operasional drg. Ade Palupi Muchtar, MARS serta Direktur Perencanaan dan Keuangan Luhur Joko Prasetyo.
Dalam kunjungannya, Direktur Utama Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua menelusuri pelayanan di High Care Unit (HCU) bagian Ilmu Penyakit Dalam. Fokus utama kunjungan ini adalah untuk memantau langsung implementasi standar pelayanan, ketersediaan fasilitas, serta kinerja tim medis dalam menangani pasien dengan berbagai kompleksitas penyakit dalam.
Di ruangan itu, Dovy Djanas terlihat berinteraksi akrab dengan sejumlah pasien. Ia menyapa, menanyakan kabar, dan mendengarkan langsung keluhan serta masukan dari para pasien dan keluarga mereka.
“Bagaimana kondisi Bapak, Ibu hari ini? Apakah ada yang bisa kami bantu?” tanya Dovy kepada salah seorang pasien yang sedang menjalani perawatan. Interaksi ini menunjukkan komitmen manajemen untuk memahami pengalaman pasien secara langsung.
Selain berinteraksi dengan pasien, Dovy juga sempat berbincang dengan tim medis dan perawat yang bertugas di HCU. Ia mengapresiasi dedikasi para tenaga kesehatan yang telah bekerja keras memberikan pelayanan terbaik. Diskusi singkat juga dilakukan tentang ketersediaan fasilitas, kebutuhan peralatan medis, dan tantangan yang dihadapi dalam memberikan pelayanan di unit tersebut.
“Kunjungan ini penting bagi kami untuk melihat secara langsung kondisi di lapangan, memastikan standar pelayanan yang optimal, dan tentunya mendengarkan langsung suara dari pasien kami,” ujar Dovy Djanas usai penelusuran.
Ia menekankan pihaknya ingin memastikan bahwa setiap pasien yang datang ke RSUP Dr. M. Djamil mendapatkan pelayanan terbaik sesuai dengan standar medis yang berlaku.
“Oleh karena itu masukan dari pasien dan keluarga akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan berkelanjutan di RSUP Dr. M. Djamil,” tuturnya.
Telusur ke Casemix Kebidanan dan Anak
Sementara itu, drg. Ade Palupi Muchtar dan Luhur Joko Prasetyo melakukan penelusuran terhadap Casemix Kebidanan dan Anak. Casemix, atau sistem pengelompokan kasus pasien, memiliki peran krusial dalam efisiensi biaya dan perencanaan anggaran rumah sakit.
“Analisis casemix di bidang kebidanan dan anak penting untuk optimalisasi layanan dan efisiensi biaya. Kami perlu memastikan data casemix ini akurat dan mencerminkan beban kerja serta kompleksitas kasus yang sebenarnya. Dengan data casemix yang valid, kami dapat membuat keputusan yang lebih tepat terkait alokasi sumber daya dan pengembangan program,” ucapnya.
Sementara itu, Luhur Joko Prasetyo menyoroti aspek keuangan dari sistem casemix. Casemix adalah fondasi bagi sistem pembayaran berbasis kinerja dan perencanaan anggaran yang efektif.
“Dengan memahami pola dan biaya kasus kebidanan serta anak, kami dapat mengelola keuangan rumah sakit secara lebih efisien, memastikan keberlanjutan operasional, dan tetap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ucap Joko.
Telusur ini melibatkan tim rekam medis, tim verifikasi, serta diskusi dengan staf medis dan administrasi terkait. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi potensi perbaikan dalam pencatatan, pengkodean diagnosis dan tindakan, serta optimalisasi proses administrasi yang berkaitan dengan casemix. (rom)






