BERITA UTAMA

Psikopat! Wanda Si Pembunuh Berantai 3 Gadis Miliki Perilaku Sadis dan Manipulatif, Polisi: Kejahatannya Dirancang dengan Perhitungan Matang

0
×

Psikopat! Wanda Si Pembunuh Berantai 3 Gadis Miliki Perilaku Sadis dan Manipulatif, Polisi: Kejahatannya Dirancang dengan Perhitungan Matang

Sebarkan artikel ini
PEMBUNUH BERANTAI— Satria Juhanda alias Wanda (25) yang ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan dan mutilasi tiga gadis di Padangpariaman.

PDG.PARIAMAN, METRO–Polisi mengungkap kejahatan yang dilakukan Satria Juhanda alias Wan­da (25), dalam kasus pem­bunuhan berantai, diran­cang dan diperhitungkan secara matang. Wanda terlibat kasus pembunuhan dan mutilasi tiga perem­puan di Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang­pariaman.

Korbannya yakni Siska Oktavia Rusdi alias Cika (23), merupakan pacar Wan­da, dan Adek Agustina (24), adalah teman Cika. Jasad keduanya dikubur di sumur tua di belakang ru­mah Wanda.  Cika dan Adek telah hilang sejak Januari 2024.

Wanda akhirnya me­nga­kui telah membunuh Cika dan Adek setelah ditangkap polisi karena terlibat pembunuhan dan mutilasi Septia Adinda (25) pada Minggu 15 Juni 2025.

Tubuh Dinda dipotong 10 bagian, kini baru enam bagian potongan tubuh yang baru ditemukan.  Po­tong-potongan tubuh itu ditemukan di aliran sungai di aliran Sungai Batang Anai, Kabupaten Padang­pariaman dan Kota Padang.

Kapolres Padanparia­man, AKBP Faisol Amir, mengatakan Wanda dalam melakukan aksi kejaha­tan­nya merancang de­ngan per­hitungan matang. Mulai me­milih waktu sepi, per­siapkan senjata tajam hing­ga upaya penghilangan jejak.

“Dia eksekusi satu per satu, mulai dari temannya, lalu membunuh pacarnya sendiri dan teman pacar­nya. Semua dilakukan sa­dar, tanpa ragu. Ini jelas psikopat,” kata AKBP Faisol kepada wartawan, Minggu (22/6).

Menurut AKBP Faisol, dari hasil analisis dan pe­ngamatan, sementara ini indikasi kuat dia memiliki perilaku sadis dan tidak segan menghabisi nyawa orang dekat dengannya.

“Kami mengimbau ma­syarakat waspada terha­dap orang-orang yang ber­perilaku mani­pulatif, menutup diri, dan bersikap dingin,” tuturnya.

Ditetapkan Tersangka, Seluruh Korban Dibunuh di Rumah

Satreskrim Polres Pa­dangpariaman telah mene­tapkan Wanda sebagai tersangka utama dalam kasus pembunuhan dan mutilasi tersebut. Dalam proses penyidikan terung­kap, seluruh korban dibu­nuh di rumahnya.

Sebelumnya, dari kete­rangan awal tersangka, Polisi membeberkan bah­wa Dinda dibunuh dan di­mutilasi di perkebunan. Lalu potongan jasadnya dibuang di beberapa titik.

“Jadi berdasarkan hasil penyidikan, sudah dite­tapkan sebagai tersang­ka,” kata Kasat Reskrim Polres Padangpariaman, Iptu AA Reggy.

Iptu Reggy menam­bahkan, penetapan ter­sangka ini diperkuat de­ngan beberapa alat bukti yang dikumpulkan pe­nyidik.

“Dan untuk alat bukti yang dikumpulkan pe­nyi­dik, sudah dirasa untuk ditetapkan sebagai ter­sangka. Kasus ini masih terus melakukan pemerik­saan saksi-saksi. Begitu­pun, mencari alat bukti lainnya, termasuk potongan tubuh Dinda yang masih belum ditemukan,” tutup dia. (ozi)