METRO SUMBAR

Pemda dan Pemnag Gelar Rakor, Sinkronkan Program Kegiatan dan Pecahkan Berbagai Permasalahan

1
×

Pemda dan Pemnag Gelar Rakor, Sinkronkan Program Kegiatan dan Pecahkan Berbagai Permasalahan

Sebarkan artikel ini
RAKOR—Terlihat suasana Rakor Pemda Tanahdatar dengan Pemnag di Batusangkar.

TANAHDATAR, METRO–Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE,MM didampingi instansi terkait, laksanakan rapat kerja bersama seluruh Wali Nagari se Kabupaten Tanah Datar, Kamis (19/6) di Aula Kantor PMDPPKB

Rapat kerja (Raker) antara Peme­rintah Daerah (Pemda) dengan Peme­rintah Nagari (Pemnag) yang juga dihadiri oleh seluruh Camat ini dimak­sudkan untuk mensinkronkan program kegiatan antara Pemda dan Pemnag serta pemecahan berbagai permasa­lahan yang terjadi.

Menurut Bupati Eka Putra, Raker ini dilaksanakan berawal dari banyaknya laporan yang langsung disampaikan oleh masyarakat maupun Wali Nagari itu sendiri kepadanya.

“Banyak masuk laporan langsung ke Saya terkait berbagai permasalahan yang terjadi di nagari dan ini perlu kami tanggapi, untuk itulah Saya minta seluruh Wali Nagari fokus dan sam­paikan apa saja yang terjadi di nagarinya masing-masing,” ujar Bupati.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Eka Putra juga meminta kepada seluruh Wali Nagari untuk terus berkoordinasi dengan Camat dan dinas terkait untuk menyelesaikan setiap permasalahan yang terjadi.

Baca Juga  Gubernur Sumbar Mahyeldi, Hadiri Pelantikan Rektor Baru Universitas Metamedia

“Pak Wali kalau ada masalah jangan dipendam sendiri. Kalau tidak bisa diselesaikan langsung tolong sampaikan kepada Camat dan dinas terkait. Dan kalau belum juga bisa baru lapor kepada Saya, yang penting kita jangan lari dari permasalahan. Intinya Saya ingin nagari-nagari yang ada maju, dan tentunya kepercayaan masyarakat yang sudah diberikan kepada kita harus dipertanggungjawabkan,” tegasnya

Dikatakan Bupati lagi, saat ini kondisi keuangan negara sedang tidak baik-baik saja, sehingga Pemerintah Pusat me­ngam­bil kebijakan dan melakukan efi­siensi anggaran yang menyebabkan banyak perencanaan pembangunan batal dilaksanakan.

“Terkait situasi ini, Wali Nagari yang notabene perpanjangan tangan dari pemerintah yang langsung berhadapan dengan masyarakat harus paham dan mampu memberikan informasi yang benar kepada masyarakat. Jangan malah kita sendiri tidak paham, sehingga terjadi informasi yang simpang siur di tengah-tengah masyarakat kita,”

Lebih jauh, Bupati mengatakan bahwa efisiensi anggaran yang dilaku­kan ini bukanlah sebuah halangan untuk pemeritah melakukan pembangunan, terutama berbagai program unggulan yang pro rakyat.

Baca Juga  Kemenag Tanah Datar Peringati HKN

“Kebijakan ini memang bukan kebija­kan yang populer, namun kita tidak boleh pesimis dan harus terus bergerak, terutama dengan melakukan berbagai program pro rakyat diantaranya di bidang pertanian kita Tanah Datar ada program bajak sawah gratis, tanam padi gratis dan asuransi padi. Sementara yang lainnya juga ada program berobat gratis, Tanah Datar Bersih, Ekraf, ko­perasi merah putih dan juga program ketahanan pangan,” sampainya.

Disampaikannya, untuk menutupi kekurangan anggaran yang terjadi dirinya sebagai Kepala daerah juga terus berupaya maksimal untuk me­narik anggaran pusat melalui program kegiatan yang ada di kementerian, serta juga menarik sebanyak-ba­nyaknya para investor untuk be­rinvestasi di Tanah Datar.  Pada Rakor tersebut juga dila­kukan sharing informasi dan tanya jawab terkait berbagai permasalahan yang terjadi di beberapa nagari. (ant)