SOLOK/SOLSEL

TPAKD Lakukan Sosialisasi dan Literas, Perluas Literasi dan Inklusi Keuangan

0
×

TPAKD Lakukan Sosialisasi dan Literas, Perluas Literasi dan Inklusi Keuangan

Sebarkan artikel ini
IKUTI—Murid SDN 22 Koto Baru mengikuti sosialisasi dan literasi Slsimpanan pelajar (Simpel).

SOLOK, METRO–Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Solok me­lakukan kegiatan sosialisasi dan literasi Simpanan pelajar (Simpel). Kegiatan ini dalam upaya memperluas literasi dan inklusi keuangan di tengah ma­syarakat.

Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Eva Nasri menyampaikan bahwa literasi keuangan merupakan bagian penting dalam membentuk karakter dan pola pikir generasi muda yang lebih bijak dalam mengelola uang.

“Program Simpel tidak hanya mengajarkan anak-anak tentang menabung, tapi juga membuka akses keuangan secara lebih luas bagi masyarakat. Dengan pemahaman keuangan sejak dini, kita membentuk generasi yang mandiri secara eko­nomi,” ujar Eva Nasri.

Baca Juga  Bupati Solok Jon Firman Pandu Sebut, IKM Ujung Tombak Pembangunan Rantau dan Kampung Halaman

Ia menambahkan, kola­borasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan lembaga keuangan, harus terus diperkuat agar strategi inklusi keuangan di Kabupaten Solok dapat berjalan optimal.

Kegiatan ini lanjutnya menjadi salah satu agenda prioritas TPAKD Kabupaten Solok dalam mendorong inklusi keuangan yang merata, khususnya bagi kalangan pelajar, sebagai bagian dari upaya menciptakan masyarakat yang cerdas secara finansial.

Acara berupa edukatif tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah daerah dan lembaga ke­uangan. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh murid SDN 22 Koto Baru.

Kabag Perekonomian Setda Kabupaten Solok Yossi Agusta, selaku Ketua Pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan kebiasaan menabung sejak usia sekolah. “Melalui program Simpel, kami ingin mendorong budaya menabung sejak dini. Ini adalah langkah awal agar generasi muda kita lebih siap menghadapi masa depan yang penuh tantangan,” ungkap Yossi.

Baca Juga  Wawako Solok Bahas Peluang Investasi dengan OPD

Menurutnya, selain me­­­nanamkan budaya menabung, kegiatan ini juga memberikan edukasi mengenai produk dan layanan keuangan yang dapat diakses oleh pelajar, serta memperkenalkan mereka pada sistem perbankan dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami. (vko)