PAYAKUMBUH/50 KOTA

Kelurahan Koto Tangan Dinilai Tingkat Provinsi

0
×

Kelurahan Koto Tangan Dinilai Tingkat Provinsi

Sebarkan artikel ini
TIM PENILAI KELURAHAN— Wako Payakumbuh dan Wawako mendampingi kedatangan tim penilai dari provinsi di Kelurahan Koto Tangah.

POLIKO, METRO–Kelurahan Koto Ta­ngah, Kecamatan Payakumbuh Barat, mengikuti penilaian lapangan Lomba Kelurahan Berprestasi Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2025, Selasa (17/6). Kelurahan ini menjadi salah satu dari tiga nominasi terbaik di Sumbar mewakili Kota Payakumbuh di ajang tersebut.

Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekda, Ketua TP-PPK dan Ketua GOW Kota Paya­kumbuh menyambut langsung kedatangan tim penilai dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Wako Zulmaeta meng­ucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk menampilkan potensi dan inovasi Kelurahan Koto Tangah. “Kelurahan Koto Tangah me­rupakan salah satu dari 47 kelurahan di Kota Payakumbuh. Setelah melalui evaluasi berjenjang mulai dari tingkat kecamatan hingga kota, kami menetapkan kelurahan ini sebagai wakil untuk penilaian di tingkat provinsi,” kata Wako Zulmaeta.

Zulmaeta menambahkan, penilaian ini sa­ngat penting untuk mendorong peningkatan kua­litas la­yanan, inovasi kelurahan, serta partisipasi masya­rakat dalam pembangu­nan. “Ini a­dalah momen strategis untuk memper­kuat peran aparatur kelurahan dan masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan lo­kal,” ucapnya.

Kelurahan Koto Ta­ngah dinilai memiliki se­jumlah keunggulan yang membuatnya layak mewakili Kota Payakumbuh. Di antaranya adalah kontribusi aktif dalam program kemandirian pangan melalui penanaman jagung, padi, dan pangan lokal lainnya.

Dalam aspek pelayanan publik, kelurahan ini juga telah menerapkan digitalisasi, termasuk peng­gunaan taman digital, peta digital kelurahan, serta sistem layanan dan pengaduan berbasis online. Selain itu, pengelolaan sampah melalui TPS3R Koto Rajo menjadi solusi konkret bagi permasalahan lingkungan di wilayah tersebut.

Dari sisi ekonomi, Koto Tangah menunjukkan per­kembangan UMKM yang luar biasa. Salah satu produk unggulan adalah rendang “Uni Kayo” yang telah menembus pasar internasional.

Kelurahan juga aktif bekerja sama dengan Pondok Promosi Kota Pa­yakumbuh untuk pemasaran produk UMKM baik secara langsung maupun daring. Tidak hanya itu, partisipasi masyarakat dalam pembangunan sosial juga mendapat perhatian khusus. Masya­rakat Koto Tangah secara swadaya turut memba­ngun Masjid Munawarah. “Nilai-nilai budaya, kebersamaan, dan spiritualitas terus dijaga dan menjadi kekuatan utama dalam pembangunan di kelurahan ini,” ujar Zulmaeta.

Sementara itu, perwakilan tim penilai provinsi Desrianto Boy, yang juga Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Sumatera Barat, menyampaikan apresiasinya terhadap pencapaian Kelurahan Koto Tangah. “Penilaian ini bertujuan untuk mengevaluasi se­kaligus mendorong pemerintah kelurahan agar terus mengembangkan potensinya, khususnya dalam bidang ketahanan pangan, pelayanan publik, dan pemberdayaan ma­syarakat,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa tahun ini terdapat tujuh kota di Suma­tera Barat yang ikut serta dalam seleksi lomba kelurahan. Kota Payakumbuh disebut sebagai salah satu daerah yang diperhitungkan, mengingat telah dua kali meraih juara pada tingkat provinsi. “Payakumbuh merupakan kota yang konsisten menunjukkan kemajuan di berbagai aspek. Dukungan dari semua pihak membuat kota ini selalu menjadi kandidat kuat dalam lomba kelurahan,” ujarnya.

Desrianto berharap, hasil penilaian nantinya tidak hanya menjadi indikator keberhasilan administratif, tetapi juga dapat memotivasi kelurahan untuk terus melakukan terobosan-terobosan baru demi kemajuan dan kesejahteraan warganya. “Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan yang luar biasa. Semoga kegiatan ini membawa manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (uus)