METRO SUMBAR

Wako Yota Balad Hadiri Wisuda MDTA, Momen Penting Menandai Selesainya Jenjang Pendidikan Dasar Keagamaan Islam

0
×

Wako Yota Balad Hadiri Wisuda MDTA, Momen Penting Menandai Selesainya Jenjang Pendidikan Dasar Keagamaan Islam

Sebarkan artikel ini
WISUDA— Santri MDTA gabungan Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) se Kecamatan Pariaman Utara Kota Pariaman tahun 2025 mengikuti wisuda, di Aula SUPM Pariaman.

Laporan: Efanurza Kota Pariaman

Yota Balad menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya wisuda santri Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) gabungan Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) se Kecamatan Pa­riaman Utara Kota Pariaman tahun 2025   di Aula SUPM Pariaman.

“Kesempatan sejak usia dini harus dimanfaatkan sebaik mungkin agar anak-anak kita tumbuh menjadi generasi rabbani berjiwa Qur’ani. Momen wisuda ini, hendaknya semua santri tidak berhenti dalam belajar Al-Qur’an namun terus tingkatkan hafalannya sehingga akan mewujudkan visi Pemko Pariaman satu rumah satu Hafidz, “ ungkap Walikota Pariaman, kemarin.

Wisuda santriwan dan santriwati MDTA adalah momen penting yang menandai selesainya jenjang pendidikan dasar keagamaan Islam bagi para santri. MDTA sendiri merupakan lembaga pendidikan keagamaan Islam non-formal yang berperan penting dalam melengkapi pengetahuan dan keterampilan agama san­tri, serta membentuk karakter berakhlak mulia.

“Selamat atas wisu­danya semoga ilmu yang santri terima saat ini da­pat diamalkan dalam kehidupan sehari – hari dan sekaligus menjadi pemicu untuk lebih banyak lagi hafalan – hafalan Al-Qur’annya, “ ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPAC-FKDT Kecataman Pariaman Utara Kota Pariaman, Delfiadi mengatakan bahwa wisuda  Santri adalah kegiatan rutin ta­hunan yang diselenggarakan DPAC-FKDT Kecataman Pariaman Utara.

“Tahun 2025 ini, kita melakukan wisuda seba­nyak 160 santri yang terdiri dari 19 MDTA yang ada di Kecamatan Pariaman U­tara. Wisuda ini sekaligus kita laksanakan de­ngan tujuan untuk mempererat silaturrahmi an­tara pengurus de­ngan orang tua santri maupun dengan Peme­rintah Kota Pariaman,” ungkapnya.

Seperti yang diketahui, MDTA memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan identitas keagamaan, melengkapi pendidikan umum seperti memberikan pengeta­huan agama yang mungkin tidak diperoleh secara mendalam di sekolah formal dan mencetak ge­nerasi berakhlak mulia yang sesuai dengan ajaran Islam dan nilai-nilai luhur bangsa.

“Semoga kedepannya, para santri yang saat ini baru mampu dengan hafalan 1 Juzt nya akan me­ningkat dan menambah hafalannya meskipun su­dah diwisuda. Tidak ha­nya itu, kita juga berharap, tahun depan kita akan melakukan khatam kepada para santri yang dinyatakan lulus, “ ujarnya mengakhiri. (***)