METRO SUMBAR

Pegawai PDAM Tirta Saiyo Diajak Bangkit dan Berikan Pelayanan Terbaik untuk Pelanggan

2
×

Pegawai PDAM Tirta Saiyo Diajak Bangkit dan Berikan Pelayanan Terbaik untuk Pelanggan

Sebarkan artikel ini
ARAHAN—Direktur Perumda Air Minum Tirta Saiyo Kabupaten Pasaman, Deddy Eka Putra, berikan arahan saat apel gabungan yang digelar di halaman kantor Perumda Air Minum Tirta Saiyo, Senin (16/6).

PASAMAN, METRO–Direktur Perumda Air Minum Tirta Saiyo Kabupaten Pasaman, Deddy Eka Putra, menggelorakan semangat kebangkitan kepada seluruh jajarannya dalam apel gabu­ngan yang digelar di halaman kantor Perumda Air Minum Tirta Saiyo, Senin (16/6). Dalam arahannya, Deddy menegaskan bahwa pelayanan air bersih bukan sekadar rutinitas kerja, melainkan bagian dari misi besar yang mendukung kemajuan daerah. “Saya berdiri di hadapan Bapak dan Ibu sekalian bukan sekadar untuk memulai hari kerja, tetapi untuk mengingatkan bahwa setiap langkah kita di tempat ini punya makna yang jauh lebih besar,” ujar Deddy mengawali arahannya.

“Kita bukan hanya bekerja, tapi sedang mengambil bagian dalam proses besar menentukan arah kemajuan Kabupaten Pasaman ke de­pan,” sambungnya.

Deddy menjelaskan, pela­yanan air bersih yang lancar bukan hanya tentang pipa dan meteran. Ketika air mengalir ke rumah-rumah warga dan memenuhi kebutuhan mereka, hal itu berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Ada yang mengira kita hanya urus tagihan, tapi sesungguhnya, kita ini bagian dari rantai besar pemba­ngunan. Kita seperti akar dari pohon besar bernama Pasaman Bangkit—memberi nutrisi berupa pelayanan dan dedikasi agar pohon itu tumbuh kuat,” tambahnya.

Ia menekankan bahwa kebangkitan tidak datang secara tiba-tiba dari atas, melainkan tumbuh dari bawah dari kerja-kerja nyata orang-orang biasa seperti para pegawai Tirta Saiyo yang bekerja dalam diam, di tengah panas dan hujan, tanpa sorotan kamera, namun memberi dampak luar biasa. “Kita ini bukan hanya bagian dari sistem kerja, tetapi bagian dari gerakan besar yang dikobarkan Bupati Pasaman, Bapak Welly Suheri, melalui semangat Pasaman Bangkit,” katanya.

“Kita harus bergerak, ikut bangkit, dan menjadi ujung tombak pelayanan air bersih untuk masyarakat,” tegasnya.

Deddy juga mengingatkan bahwa Perumda Tirta Saiyo bukan sekadar tempat mencari nafkah, tetapi rumah bersama yang harus dirawat dan dijaga. “Kalau kita sendiri tak peduli dengan tempat ini, bagaimana orang lain bisa menghargainya? Mari kita rawat Tirta Saiyo seperti rumah kita sendiri, kita perjuangkan agar terus hidup dan ber­kembang,” ujarnya penuh semangat.

Lebih lanjut, Deddy menegaskan bahwa kebangkitan Perumda tidak bergantung pada pihak luar. Ia percaya, perubahan yang nyata akan muncul dari dalam, dari setiap individu yang memilih untuk bekerja dengan integritas, sa­ling mendukung, dan melayani dengan ketulusan.  “Kalau semua orang di sini bekerja de­ngan hati, saya yakin tak butuh waktu lama bagi Tirta Saiyo untuk bangkit. Bukan karena instruksi atasan, tapi karena kita sendiri yang memilih untuk berubah,” katanya.

Menurut Deddy, semangat Pasaman Bangkit yang telah dicanangkan oleh Bupati Pasaman harus diterjemahkan da­lam tindakan nyata. Salah sa­tunya adalah dengan memperkuat pelayanan publik yang paling mendasar: penyediaan air bersih. “Kita tidak bisa hanya menjadi penonton di tengah pesta kebangkitan. Kita harus jadi pemain utama, jadi teladan, jadi kebanggaan ma­syarakat lewat pendistribusian dan kualitas air yang baik,” katanya menegaskan.

Ia menginginkan agar Tirta Saiyo menjadi contoh bagi instansi lain, tampil sebagai barisan terdepan dalam me­wujudkan pelayanan terbaik. “Mari kita jawab panggilan ini dengan tindakan nyata. Bukan hanya siap bangkit, tapi juga siap menjadi inspirasi,” ujar Deddy menyemangati jaja­rannya. Ia juga menambahkan bahwa air adalah kebutuhan dasar dan tugas menjaga distribusinya adalah ama­nah.

Meskipun ada tantangan, ia berharap semangat tetap dijaga karena di balik setiap tetes air, ada harapan dan doa masyarakat. “Tirta Saiyo butuh orang-orang yang tetap memilih untuk bangkit, bahkan di tengah kesulitan. Mari biasakan diri membuat keputusan-keputusan kecil yang membawa perubahan besar,” ungkapnya. “Datang tepat waktu, membantu rekan kerja, memberi pelayanan terbaik. Itulah langkah-langkah kecil yang akan membentuk wajah baru Tirta Saiyo,” pesannya.

Deddy menutup arahannya dengan penegasan bahwa kemajuan Tirta Saiyo tidak akan tercapai karena satu orang saja, melainkan karena semua orang bersatu dan bekerja dalam harmoni. “Yang membuat kita besar adalah rasa saling percaya, saling mendukung, dan kemauan untuk bekerja dalam satu irama,” tutupnya.

Berdasarkan pantauan, seluruh jajaran pegawai Perumda Air Minum Tirta Saiyo tampak serius, fokus, dan penuh semangat mengikuti apel pagi tersebut. Mereka mendengarkan dengan saksama arahan dari pimpinan sebagai bentuk komitmen untuk bangkit memberikan pelayanan terbaik, khususnya dalam pendistribusian dan peningkatan kualitas air bersih bagi masyarakat Pasaman. (ped/rel)