LB. BASUNG, METRO–Baznas Kabupaten Agam menyalurkan zakat sebesar Rp206.350.000 kepada 95 mustahik, di Balairung Rumah Dinas Bupati Agam, Senin (16/6).
Zakat tersebut disalurkan Bupati Agam diwakili Asisten I Setdakab Agam, Rahman. Turut dihadiri Kakan Kemenag Agam, Dr Thomas Febria, LKKS Agam dan Dinas Sosial Agam.
Ketua Baznas Agam, Isman Imran mengatakan, ke 95 mustahik yang menerima zakat ini berasal dari enam kecamatan di Agam wilayah barat.
Dijelaskan, zakat disalurkan melalui empat program yaitu, Agam Peduli Rp50.100.000 kepada 12 mustahik, Agam Sehat Rp27.300.000 kepada 16 mustahik.
Kemudian Agam Cerdas Rp85.500.000 kepada 43 mustahik dan Agam Makmur Rp43.450.000 kepada 24 mustahik. “Khusus Agam wilayah timur yang meliputi 10 kecamatan, zakatnya akan disalurkan lusa di Mess Pemkab Agam Belakang Balok,” ujar Isman Imran.
Dari 10 kecamatan itu katanya, zakat disalurkan sebesar Rp272.350.000 kepada 135 mustahik melalui tiga program yaitu, Agam Peduli, Agam Sehat dan Agam Cerdas. “Penerima zakat ini adalah mereka yang berkasnya sudah selesai diproses Baznas Agam dan memenuhi syarat untuk menerima,” katanya.
Dia berharap, melalui zakat ini dapat memperbaiki taraf perekonomian masyarakat, serta menekan angka kemiskinan di Kabupaten Agam.
Isman Imran juga menjelaskan, tahun ini per Mei 2025 Baznas Agam telah menghimpun Zakat, Infak dan Sadakah (ZIS) serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) sebesar Rp5.233.315.492. “Dari besaran penghimpunan ZIS, telah disalurkan Rp3. 598.931.162 kepada 7.649 mustahik,” terangnya.
Berperan Tingkatkan Kesejahteraan
Sementara itu, Bupati Agam melalui Asisten I Setdakab Agam, Rahman mengatakan, zakat bukan sekedar kewajiban pribadi, tetapi juga bentuk tanggungjawab sosial umat Islam.
Melalui pendistribusian yang terorganisir dan tepat sasaran, dia berharap zakat dapat menjadi sarana pengentasan kemiskinan, pemberdayaan umat serta penguatan solidaritas sosial di tengah masyarakat.
“Pemkab Agam terus berkomitmen mendukung Baznas meningkatkan kesejahteraan masyarakat, salah satunya dengan mengoptimalkan potensi zakat yang ada,” ujar Rahman saat penyaluran zakat, di Balairung Rumah Dinas Bupati Agam.
Dengan begitu, dia menekankan pentingnya untuk memperkuat kolaborasi, koordinasi, komunikasi dan sinergi. Terutama dalam pengumpulan, pendistribusian, penyusunan program serta kegiatan zakat, infak dan sadakah agar berkembang lebih baik.
“Mari kita semua terus ikut serta mengembangkan BAZ agar menjadi lembaga yang dapat membantu pemerintah dan masyarakat, dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan,” ajaknya.
Dia juga mengajak ASN, pelaku usaha serta masyarakat yang mampu, senantiasa menunaikan zakat dan infak secara rutin melalui Baznas Agam.
“Ini potensi zakat yang dapat terus ditingkatkan dan memberikan dampak lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat,” kata Rahman.
Meski demikian, kepada mustahik dia berharap zakat yang diterima tidak hanya menjadi bantuan sesaat, tapi menjadi penyemangat dan pendorong untuk bangkit dan mandiri. “Kita juga berterimakasih kepada muzaki yang telah mempercayakan zakatnya dikelola Baznas Agam, sebesar apapun zakat yang disalurkan semoga menjadi amal ibadah,” pungkasnya. (pry)






