Pemerintah Daerah unÂtuk segera melakukan perÂbaikan terhadap fasilitas-fasilitas pendukung di PaÂsar Bukit Surungan seperti tempat parkir pengunjung, keÂlancaran bongkar muat, pelayanan persampahan, perbaikan jalan lokasi, toilet dan seÂbagainya.
OPD juga diminta menÂciptakan inovasi-inovasi baru agar Kota PadangÂpanjang tidak hanya menÂjadi kota persinggahan tetapi menjadi kota tujuan dengan berbagai daya TaÂrik dari segi Pendidikan, Wisata dan Kuliner.
“Pemerintah harus seÂpeÂnuhnya bisa menjawab kebutuhan Masyarakat saÂat ini sehingga keberadaan pemerintah lebih diraÂsaÂkan serta dekat dihati MaÂsyarakat” ucap Ketua FrakÂsi Nasdem tersebut.
Dalam pendapat akhir fraksi, beberapa fraksi meÂnekankan pentingnya peÂningkatan kualitas layanan publik, terutama di sektor kesehatan. DPRD meneÂgaskan Pemko agar meÂmasÂtikan pelayanan di ruÂmah sakit dan puskesmas tetap prima, cepat, dan tanggap. Tidak boleh ada lagi keluhan dari masyaÂrakat terkait buÂruknya peÂlaÂyanan maupun kondisi saÂrana dan prasaÂrana kesÂehatan yang tidak memadai.
Fraksi-fraksi juga menÂdorong Pemko untuk lebih inovatif dalam membaÂngun daya tarik kota. PaÂdangpanjang dinilai tidak boleh hanya menjadi kota persinggahan, melainkan harus bisa menjelma menÂjadi kota tujuan berbasis pendidikan, wisata, dan kuliner.
Pemerintah Kota diÂminta serius menggali poÂtenÂsi lokal, memperbaiki inÂfrastruktur, serta mencipÂtaÂkan solusi konkret terhaÂdap setiap permasalahan yang dihadapi masyarakat.
Isu lain yang menjadi sorotan adalah upaya peÂningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). DPRD meÂnilai penting bagi Pemko untuk memaksimalkan seÂluÂruh potensi pendapatan daerah dengan mengopÂtimalkan kinerja OPD dan melakukan kajian menÂdalam terhadap potensi baru yang bisa digarap demi memperkuat kemanÂdirian fiskal daerah.
DPRD juga mendesak pemerintah daerah ke deÂpannya, perencanaan pemÂbangunan lebih berorientasi pada kebutuhan nyata maÂsyarakat dan peÂnggunaan anggaran yang efisien serÂta tepat sasaran.
Wako Hendri Arnis daÂlam sambutannya meÂnyamÂÂpaikan apresiasi yang tinggi kepada DPRD atas proses pembahasan RanÂperda yang berjalan deÂngan kritis, konstruktif, dan penuh tanggung jawab.
Ia menegaskan, seluÂruh masukan dan koreksi dari DPRD akan menjadi pedoman dan peringatan serius bagi Pemko dalam menjalankan roda pemeÂrintahan ke depan.
“Pemko akan meninÂdakÂlanjuti semua catatan dan rekomendasi DPRD dengan kerja nyata. Kami tidak ingin sekadar hadir sebagai pelaksana anggaÂran, tapi sebagai pelayan masyarakat yang benar-benar menjawab kebutuÂhan riil warga Padang PanÂjang. Setiap rupiah dalam APBD harus berdampak langsung pada peningkaÂtan kesejahÂteÂraan dan keÂmajuan kota ini,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia juga meÂneÂkankan komitmen Pemko dalam menegakkan prinsip transparansi, akunÂtabilitas, dan efisiensi anggaran.
Ia juga berkomitmen untuk menindaklanjuti seluÂruh masukan dan rekoÂmenÂdasi yang disampaiÂkan frakÂsi-fraksi demi peÂnyelengÂgaraan pemerinÂtahan yang lebih baik dan berpihak kepada maÂsyÂaÂrakat.
Rapat kemudian dilanÂjutkan dengan penanÂdataÂnganan persetujuan bersaÂma antara DPRD dan PeÂmeÂrintah Kota, yang dilaÂkukan Ketua DPRD Imbral, Wakil Ketua, Mardiansyah dan Nurafni Fitri serta dari pihak eksekutif oleh Wali Kota, Hendri Arnis dan Wakil Wali Kota, Allex Saputra. (rmd)












