BERITA UTAMA

Bengkel Bus Yanti Grup Kebakaran

0
×

Bengkel Bus Yanti Grup Kebakaran

Sebarkan artikel ini

AGAM, METRO–Bengkel Perusahaan Otobus (PO) Yanti Grup  di Jalan Labuah Luruih Bukittinggi – Payakumbuh, Jo­rong Ujuang Guguak, Nagari Padang Tarok, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, mengalami kebakaran besar pada Sabu ( 14/6) sekitar pukul 22.00 WIB.

Peristiwa kebakaran bangunan milik Hendri Dt Bandaro Pucuak, yang juga dikenal sebagai Wali Nagari setempat ini dilaporkan pertama kali ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bukittinggi sekitar pukul 22.00 WIB oleh Damkar Kabupaten Agam yang meminta perbantuan.

Api diduga mulai menyala dari bagian dalam bengkel dan dengan cepat menjalar karena banyaknya material yang mudah terbakar di tempat kejadian. Namun, penyebab pasti kebakaran hingga kini ma­sih dalam penyelidikan. Tim pemadam dari dua wilayah langsung bergerak cepat ke lokasi.

Sebanyak tiga armada pemadam dikerahkan, terdiri dari dua unit Damkar Agam dan satu unit Dam­kar Bukittinggi, ditambah satu unit ambulans untuk mengantisipasi situasi da­rurat medis. Penanganan upaya pemadaman dilakukan secara terpadu oleh Regu Piket Yudha Damkar Bukittinggi bersama personel dari Agam.

Data sementara mencatat kerugian akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp50 juta. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun kerusakan pada fasilitas bengkel tergolong berat.

Kepala Dinas Damkar Bukittinggi, Efriadi, mengungkapkan bahwa kebakaran berlokasi di beng­kel PO Bus, Yanti Grup. Pihaknya bergerak cepat ke lokasi begitu menerima laporan.

“Pemilik PO bus Yanti Group melihat api menyala dari bengkel. Bengkel ini berada di belakang rumahnya. Pemilik melihat api sudah menyala di bengkelnya saat baru pulang dari warung,” kata Efriadi.

Setelah itu, ungkap Efriadi, pemilik melaporkan kepada Kepala Jorong Ujuang Guguak, Dody Sa­putra dan masyarakat sekitar. Sehingga masyarakat langsung berdatangan me­madamkan api menggunakan alat seadanya pasca menerima informasi kebakaran.

”Tidak lama setelah itu, petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Kabupaten Agam dan Bukittinggi datang ke lokasi untuk memadamkan api. Total ada dua armada dari Kabupaten Agam dan dua unit dari Kota Bukittinggi. api berhasil dipadamkan sekitar pukul 22:30 WIB,” tutur Efriadi. (pry)