PENGURUS Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) periode 2024–2029 resmi dikukuhkan di Hotel Rocky Padang, Selasa (10/6/2025).
Sebanyak 40 pengurus DPW APKASINDO Sumbar resmi dilantik dan dikukuhkan oleh Ketua Umum DPP APKASINDO, Dr. Gulat ME Manurung, MP, dan dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy.
Acara pelantikan ini dihadiri sebanyak 70 peserta perwakilan pemangku kepentingan sawit Sumbar. Seremoni pengukuhan disertai dengan Workshop Penguatan Kelembagaan dan Kemitraan Pekebun Kelapa Sawit di Provinsi Sumatera Barat.
Selain itu, Serketaris Jendral DPP APKASINDO, Dr.Rino Afrino, ST.,MM, Anggota Komisi II DPRD Provinsi Sumatera Barat, Waketum III Bidang Tata Niaga, Hilirisasi, Penelitian, dan Keberlanjutan, Ir. Kawali Tarigan, Ketua GAPKI Cabang Sumatera Barat juga tampak hadir dalam pelantikan ini.
Dalam pelantikan tersebut, Jufri Nur, SE, MM resmi menahkodai DPW APKASINDO Sumbar periode 2024-2029, dengan Jhon Nasri sebagai serketaris, dan Drs. H. Darman sebagai bendahara.
Penunjukan Jufri Nur sebagai Ketua DPW APKASINDO Sumbar ini telah dilakukan pada Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-IV DPW APKASINDO Sumbar yang dilaksanakan pada Rabu (11/9/2024) yang lalu dan dihadiri oleh Dinas Perkebunan Provinsi Sumbar, Ir.Kawali Tarigan yang mewakili Ketua Umum DPP APKASINDO, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Sumbar, anggota DPR Sumbar, Dinas Perdagangan Sumbar, Dinas Perekonomian Sumbar dan Ketua Pembina, Fajarudin.
Muswil merupakan pertemuan tertinggi ditingkat wilayah yang dilaksanakan 1kali dalam 5 tahun. dan pada pertemuan yang dihadiri oleh Perwakilan 6 DPD APKASINDO Se-Sumbar sepakat untuk Jufri Nur, SE, MM menahkodai DPW APKASINDO Sumbar periode 2024-2029.
Usai dikukuhkan, Ketua DPW APKASINDO Sumbar periode 2024-2029, Jufri Nur berharap untuk lima tahun kedepan setiap DPD APKASINDO yang ada di Sumbar solid terhadap DPW, sehingga apa yang dicita-citakan didukung dan tercapai dengan maksimal.
Jufri Nur tak luput mengapresiasi dan menyampaikan rasa terimakasihnya atas dukungan Wagub Sumbar, Vasko Ruseimy terhadap perjuangan petani sawit.
Ia menyebut keberpihakan Vasko sudah terlihat sejak sebelum menjabat sebagai Wakil Gubernur. “Pak Vasko sejak lama sudah menunjukkan kepeduliannya pada petani sawit. Kami yakin beliau akan terus mendukung kami,” ujar Jufri.
Ia juga berharap DPW Apkasindo dapat terus dilibatkan dalam proses pengambilan kebijakan, serta mengusulkan agar asosiasi petani bisa mendapatkan alokasi Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit sebagai bentuk dukungan nyata dari pemerintah daerah.
Sementara itu, Wagub Sumbar, Vasko Ruseimy mengungkapkan bahwa selama melakukan kunjungan ke berbagai daerah di Sumbar, ia kerap menerima keluhan langsung dari para petani terkait berbagai persoalan di lapangan.
Masukan itu menurutnya menjadi dorongan untuk mendorong perbaikan ekosistem industri sawit yang lebih adil dan berkelanjutan. “Pemerintah provinsi siap menjadi pendukung utama petani. Saya pribadi akan berdiri di garis terdepan dalam membela mereka,” tegas Vasko.
Ia juga menyoroti minimnya keterbukaan data dari perusahaan perkebunan, terutama terkait invoice sebagai dasar penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS). Meski Pemprov telah memberikan peringatan, Vasko menilai pengawasan lebih optimal berada di ranah pemerintah kabupaten/kota.
Sebagai bentuk keseriusan, Pemprov Sumbar saat ini tengah menyusun rancangan Peraturan Gubernur (Pergub) guna memastikan mekanisme penetapan harga sawit yang adil dan berpihak pada petani. “Kami tengah mengkaji Pergub agar petani terlindungi melalui regulasi yang tepat,” ujar Vasko.
Ia berharap Apkasindo dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperjuangkan kesejahteraan petani sawit. Vasko juga menambahkan bahwa saat ini, harga sawit di Sumbar merupakan yang tertinggi di tingkat nasional, hasil dari sinergi antara pemerintah dan petani.
“Kami sangat membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk masyarakat petani. Dengan kerja sama, saya yakin kesejahteraan bersama bisa tercapai,” pungkasnya. (***)






