PAYAKUMBUH/50 KOTA

Muhammad Ali Jabat Plt. Kejari Payakumbuh,Siap Tuntaskan Kasus Korupsi

0
×

Muhammad Ali Jabat Plt. Kejari Payakumbuh,Siap Tuntaskan Kasus Korupsi

Sebarkan artikel ini
DISKUSI— Plt.Kejari Payakumbuh Muhammad Ali saat berdiskusi di kantornya

SUKARNOHATTA, METRO —Kepala Bagian (Kabag) Tata Usaha Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Barat, Muhammad Ali ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Kepala Kejaksaan Negeri (Plt. Kajari) Kota Payakumbuh menggantikan Slamet Haryanto yang pindah tugas ke Pulau Jawa.

Dua minggu menjabat, Muhammad Ali telah melakukan sejumlah tugas, selain melakukan Kordinasi ke Pemerintah Daerah, Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota, Pengadilan Negeri dan lainnya, Jajaranya melalui Cabjari Pangkalan juga telah menetapkan dan menahan tiga orang tersangka dalam kasus dugaan Korupsi.

Ke depannya menurut pria kelahiran Banjarmasin di Kalimantan Selatan itu, ia akan melanjutkan program yang selama ini telah dilakukan pendahulunya (Kajari sebelumnya), termasuk menuntaskan penanganan perkara Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah di Dinas Pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota yang tengah menjalani proses persidangan.

“Selama dua Minggu ini kita telah melakukan koordinasi dan sinergi dengan berbagai pihak. Kita akan lanjutkan/tuntaskan penanganan kasus Korupsi yang tengah berjalan,” ucapnya didampingi Kasi Intel, Hadi Saputra, Rabu (11/6) saat bersilaturahmi dengan sejumlah wartawan.

Lebih jauh ia mengatakan, selain menuntaskan penanganan kasus Korupsi, pihaknya juga bakal meningkat kinerja jajaran di masing-masing seksi.

“Banyak yang harus dikerjakan untuk tingkatkan kinerja. Untuk target selama menjadi Pelaksana tugas hanya selesaikan pekerjaan yang tersisa. Mari laksanakan tugas sesuai Kasi/seksi masing-masing agar berjalan dengan baik,” tambahnya.

Muhammad Ali juga menyebutkan, pihaknya juga akan mendukung program Kajati Sumbar terkait Jaksa masuk sekolah untuk mengajar. “Kita akan Duplikasi program Ibu Kajati yang sudah dahulu terlaksana terkait program Jaksa masuk sekolah untuk mengajar,” tutupnya. (uus)