METRO SUMBAR

Sikapi Laporan Masyarakat, Sidak Posko Damkar Pasaman, Bupati Pastikan Kesiapan Armada

1
×

Sikapi Laporan Masyarakat, Sidak Posko Damkar Pasaman, Bupati Pastikan Kesiapan Armada

Sebarkan artikel ini
SIDAK POSKO— Bupati Pasaman Welly Suheri didampingi Sekda Sylfia Evayanti dan Kadis Kominfo, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Markas Pemadam Kebakaran (Damkar). Bupati memastikan seluruh armada dan personel Damkar Pasaman harus siap dan cepat dalam membantu masyarakat.

PASAMAN, METRO–Bupati Pasaman Welly Suheri didampingi Sekda Sylfia Evayanti melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Markas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pasaman, Jalan A. Yani Lubuk Sikaping. Persoalan personel, peralatan dan anggaran operasional Damkar, jadi perhatian serius bupati.

Sidak Selasa (10/6) dilakukan Bupati setelah men­dapat banyak laporan dari masyarakat tentang tidak optimalnya fasilitasi layanan Damkar Pasaman dalam menangani mu­si­bah kebakaran yang terjadi selama ini. “Yang ada malah memadamkan abu, bukan api, karena Damkar datangnya setelah api pa­dam dan air tangkinya cepat habis,” komentar salah seorang warga di lokasi kebakaran Cubadak Dua Koto, minggu kemarin.

Kepada Kepala Dinas Pol PP Damkar, Kabid Dam­kar dan personil Damkar Pasaman, Bupati Welly Suheri mengingatkan bahwa Damkar adalah salah satu wajah terdepan pelayanan pemerintah kepada masyarakat. “Kita i­ngin Damkar ini maksimal dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya,” kata bupati di Markas Damkar Pasaman.

Menurutnya, Damkar memiliki fungsi sangat stra­tegis dan penting, karena menyangkut keselamatan nyawa dan harta benda. “Tidak bisa tidak, Unit Damkar harus optimal,” tegas bupati lagi.

Kesiapan mobil unit Damkar diperiksa langsung bupati. Soal kebocoran sambungan slang ke tangki dan banyaknya titik bocor pada slang, sempat diutarakan Kabid Damkar Etriwaldi. “Mobil damkar yang ready di posko Lubuk Sikaping hanya satu unit, ditambah satu unit mobil di posko Damkar Tapus, Kecamatan Padang Gelugur. Sedangkan dua unit lagi kondisinya rusak, sudah lama tidak beroperasi,” lapor Etriwaldi.

Sementara itu, Kadis PolPP Damkar Pasaman Aan Afrinaldi. mengeluhkan soal minimnya anggaran biaya perawatan kendaraan Damkar. “Anggaran perawatan kendaraan sangat minim, dan untuk biaya penggantian peralatan yang rusak, tidak tersedia,” keluhnya.

Menanggapi hal ini, Bupati Welly Suheri perintahkan PolPP Damkar untuk segera mengajukan kebutuhan anggarannya. “Buk Sekda tolong difasilitasi segera, saya ingin mobil Damkar ini ready tidak ada kendala, karena me­nyang­kut keselamatan o­rang ba­nyak,” tekan bupati.

Setelah mendapat se­jumlah laporan, Bupati Welly Suheri langsung me­nguji coba kondisi mobil Damkar dan fungsi-fungsi peralatan yang tersedia di kendaraan warna merah itu. Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah Pasaman, Sylfia Evayanti me­nyampaikan, bahwa persoalan Unit Damkar yang ada saat ini, akan ditangani khusus. “Instruksi Ba­pak Bupati akan kita tindaklanjuti segera,” ujar Sylfia Evayanti. (ped/rel)