TANAHDATAR, METRO–Tabrakan beruntun yang melibatkan tujuh kendaraan terjadi di Jalan Bukittinggi-Batusangkar, persisnya di depan Kantor Wali Nagari Sungai Tarab, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanahdatar, Senin (9/6) sekitar pukul 18.00 WIB.
Kecelakaan ini dipicu truk tangki bermuatan BBM jenis Solar yang diduga mengalami rem blong. Truk melaju dengan kecepatan tinggi itu menabrak dua mobil dan empat sepeda motor hingga warung kebab. Akibat insiden nahas itu, dua orang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Kasat Lantas Polres Tanah Datar Iptu Andri Perkasa mengatakan, kecelakaan beruntun itu bermula saat mobil tangki Pertamina bernomor polisi BM 9761 QQ yang dikemudikan Yudi Rianto (51), melaju dari arah Salimpaung menuju Batusangkar.
“Setibanya di lokasi kejadian, sopir truk tangki Yudi Rianto kehilangan kendali karena rem kendaraan tidak berfungsi. Truk tangki tersebut kemudian oleng ke kiri dan menabrak mobil dan sejumlah sepeda motor,” kata Iptu Andri, Selasa (10/6).
Ditambahkan Iptu Andri, setelah menabrak beberapa kendaraan pada sisi kiri jalan, sopir truk mencoba membanting setir ke kanan, namun justru kembali menabrak beberapa sepeda motor lain dan sebuah warung kebab di pinggir jalan.
“Truk berhenti setelah menabrak warung. Akibat kejadian ini, satu orang pengendara sepeda motor bernama H Rissamir (65), mengalami luka robek di kepala dan Rajik (30), pedagang kebab, mengalami luka robek di alis kiri,” ungkap Iptu Andri.
Iptu Andri menambahkan, pada kecelakaan beruntun ini, melibatkan tujuh kendaraan yaitu, truk tangki BM 9761 QQ, mobil Toyota Rush BA 1194 EW, mobil Toyota Ayla BA 1106 EH dan empat unit sepeda motor.
“Kondisi jalan saat kejadian dilaporkan dalam keadaan lurus dengan cuaca cerah. Seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan kini telah diamankan di Kantor Satlantas Polres Tanahdatar untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” tambah Iptu Andri.
Iptu Andri menegaskan, pihaknya masih mendalami penyebab pasti kecelakaan dan memeriksa potensi kelalaian dalam peristiwa tersebut. Estimasi kerugian material disebut cukup besar, mengingat kerusakan parah yang dialami oleh tiga mobil dan empat sepeda motor.
“Dua orang yang mengalami luka-luka sudah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan meis. Sopir truk tangki juga sudah diamankan untuk dimintai keterangan dan pertanggung jawaban atas kecelakaan ini,” tutupnya. (ant)






