METRO SUMBAR

Perdana, Sapi Bantuan Presiden Disembelih di Masjid Nurul Iman Desa Naras I

0
×

Perdana, Sapi Bantuan Presiden Disembelih di Masjid Nurul Iman Desa Naras I

Sebarkan artikel ini
SAPI PRESIDEN— Wako Pariaman Yota Balad menyaksikan langsung penyembelihan hewan kurban di Masjid Nurul Iman, Desa Naras I, Kecamatan Pariaman Utara.

Laporan: Efanurza Kota Pariaman

Dalam penyembelihan hewan kurban, Wali Kota Pariaman Yota Balad langsung memantau pelaksanaan pe­nyembelihan sapi kurban ban­tuan dari Presiden RI Prabowo Subianto untuk warga Kota Pariaman di Masjid Nurul Iman, Desa Naras I, Kecamatan Pariaman Utara.

“Bantuan sapi kurban  Presiden Prabowo Subianto ini, merupakan yang perdana untuk warga Kota Pariaman, dengan berat mencapai 802 Kg berasal dari peternak lokal  Dusun Kampung Sato, Desa Pauh Timur, Kecamatan Pa­riaman Tengah, Bima,” kata Walikota Pariaman Yota Ba­lad, kemarin.

Hal ini disambut baik oleh seluruh masyarakat Desa Naras I, mulai dari Kepala Desa, Ninik mamak dan tokoh masyarakat disana, apalagi sapi jenil simmental ini merupakan bantuan dari dari Presiden RI, dan di tahun-tahun sebelumnya, Desa Naras I belum pernah mendapatkan bantuan sapi qurban. “Sapi bantuan  Presiden Prabowo ini atas usulan dari Pemerintah Daerah Kota Pariaman, dan ditindaklanjuti oleh Dinas Pertanian Peternakan dan Perikanan untuk mencari sapi yang layak dan memenuhi kriteria dari Kesekretariatan Presiden RI,” ujarnya.

Yota Balad juga menceritakan bagaimana sapi bantuan Presiden ini diberikan ke Desa Naras I, setelah pihak­nya mengusulkan permintaan bantuan sapi kurban dari Pre­siden, selanjutnya semua proses dilakukan oleh Sekretariat Presiden RI, Pemko Pa­riamab hanya mencari sapi dan menentukan beberapa desa/kelurahan yang akan mendapatkan bantuan, semua keputusan berada di pusat.

“Alhamdulillah, Desa Naras I, yang juga Desa asal istri saya ditetapkan sebagai penerima, terimakasih kepada bapak Presiden Prabowo Subianto, kedepan kita berharap di tahun-tahun selanjutnya, bantuan sapi kurban dari orang nomor satu di Republik Indonesia ini dapat bertambah,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, diri­nya bersama istri beserta keluarga besar sang istri, Ny. Yosneli Balad, juga menyerahkan 1 ekor sapi kurban untuk Masjid Nurul Iman, Desa Naras I ini, dimana total ada 6 ekor Sapi Kurban yang akan disembelih, ditambah 1 ekor Sapi Kurban bantuan dari RI 1.

“Kehadirannya di Desa Naras I ini, merupakan kehadiran saya pertama sejak dilantik jadi Walikota Pariaman. Semoga kita selalu kompak dan mohon dukungan untuk kami, dan kepada Kepala Desa Naras I, agar bantuan sapi qurban Presiden dan keluraga istri ini, dapat dibagikan secara merata kepada seluruh masyarakat,” ujarnya.

Dia juga menuturkan bahwa jumlah hewan kurban yang ada di Kota Pariaman pada Idul Adha 1446 H/2025 M ini, berjumlah sebanyak 930 ekor, yang terdiri dari Sapi seba­nyak 864 ekor, Kerbau seba­nyak 9 ekor dan Kambing seba­nyak 97 ekor, yang berasal dari 6.138 orang peserta kurban tahun ini, dengan jumlah pe­nerima daging kurban seba­nyak 52.090 orang.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Pariaman menggelar sholat Idul Adha (10 Dzulhijah) 1446 Hijriyah di Lapangan Merdeka Pariaman, . Sholat ied dimulai pukul 08.00 WIB dengan dipimpin oleh Imam Muhammad Iqbal dan bertindak sebagai Khatib Prof. Dr. Armai Arief, M.Ag (Guru besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta).

Hadir langsung Walikota Pariaman, Yota Balad beserta keluarga, Wakil Wali Kota Pa­riaman, Mulyadi beserta keluarga, Kakan Kemenag Kota Pariaman, unsur Forkopimda Pariaman, Sekda, Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Kepala Badan/Kantor/Bagian dan UPTD di lingkungan Pemko Pariaman, Ketua PHBI Kota Pariaman, Ketua MUI, DMI, FKUB Kota Pariaman, Ketua BAZNAS Kota Pariaman, pimpinan BUMN/BUMD serta Ketua Lembaga dan Orga­nisasi Kemasyarakatan dan juga masyarakat Kota Pariaman.

Saa itu Walikota Yota Ba­lad  menyatakan atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah Kota Pariaman mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah kepada seluruh masyarakat Kota Pariaman. Semoga di hari yang penuh pengorbanan ini, kita semua diberikan kekuatan untuk terus meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT.

Dikatakannya, pada bulan Dzulhijjah ini disebut juga de­ngan bulan haji, karena pada bulan ini tepatnya pada tanggal 10 Dzulhijjah, semua hamba-hamba Allah yang mampu ekonomi dan fisiknya, telah berkumpul di Padang Arofah.

“Begitu juga dengan 105 jamaah haji asal Kota Pariaman yang saat ini berada di tanah suci Mekkah. Semoga seluruh jamaah haji asal Kota Pariaman, diberi kesehatan fisik dan mental selama pe­nyelenggaraan ibadah haji, dan kembali dalam keadaan sehat wal afiat dan menjadi Haji yang Mabrur nantinya, amiin ,” tambahnya mengakhiri.  (***)