PADANG, METRO–SMK Pratama Padang menggelar Wisuda ke – V, Pelepasan Angkatan ke XXXIII dan Pelepasan Prakerin siswa –siswi tahun pelajaran 2024/2025, Pada Hari Kamis (5/6) di ZHM Primiere Hotel Padang. Kepala SMK Pratama Padang, Nofrizal,S.Pd mengatakan kegiatan yang diwisuda ada sebanyak 26 orang dan yang hadir 25 orang dan 1 orang tidak ikut karena sudah bekerja di salah satu Rumah Sakit di Palembang. Disbeutkan mereka yang diwida pada jurusan farmasi, perawat, komputer, teknik komputer jaringan dan otomotif. “Dan ini yang perlu diingat bahwa anak –anak kesehatan ada sumpah tenaga kesehatan, hanya bagaimana mereka menjaga marwah kesehatan, setelah menjaga etika seorang tenaga kesehatan, agar mereka bekerja sesuai aturan undang-undang yang berlalaku,” kata Nofrizal.
Hadiri Komisi II DPR RI, Rahmat Saleh,Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman, Kepala Bidang PSMK Dinas Pendidikan Sumbar, Dr, Ariswan, Komandan Kodim 0312/Padang, Letkol Inf Ferry Adianto, SIP, MHI Hadir juga yang mewakili Kapolresta Padang, dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, Kepala Sekolah Negeri dan Swasta SMK se Kota Padang.
Kepada yang telah diwisuda hari ini, agar mampu menjaga nama baik sekolah itu yang paling utama.
Ketika mereka kuliah, bekerja dan kembali ke masyarakat mereka harus bisa menjaga nama baik sekaloh karena ketika mereka akan di tanya nanti, tamatan dari mana. Alumni mana dan akan ini menjadi image baik dan buruk dan tingkah laku mereka di lapangan.
“Wisuda ini buka akhir tapi awal bagi mereka untuk mencapai kehidupan mereka yang lebih baik dan akan terjun ke dunia kerja, perguruan tinggi dan kemasyarakat,” tuturnya.
Komisi II DPR RI, H. Rahmat Saleh, S.Farm., MIP, mengatakan bahwa sesuia dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Kesetaraan Gender.
Misi keempat menitikberatkan pada pengembangan sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan akses terhadap teknologi. Pemerintah juga mendorong kesetaraan gender dengan meningkatkan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas dalam berbagai sektor pembangunan. Kita mendukung dan mensupport SMK Pratama untuk memaju dunia pendidikan untuk terus memberikan motivasi kepada SMK agar menjadi Favorit bagi anak – anak kita, karena salah satu solusi untuk menciptakan lapangan kerja itu dengan SMK.
“Untuk itu kita memberikan porsi anggaran peroritas, pokok – pokok pikiran kita diarahkan untuk mendukung SMK makanya SMK Hebat SMK Bisa,” kata Rahmat Saleh.
Kabid PSMK Dinas Pendidikan Sumbar, Dr, Ariswan, menjelaskan bahwa sekarang ananda di permukaan dunia bekerja, Melanjuti Perguruan tinggi, Wirausaha (BMW). Hasil dari analisa, anak –anak kita selama 3 tahun terakhir, alumni tahun 2024 kita sudah menemukan 90,36 parsen siswa SMK sudah terlusur, apa saja hasil ada yang sudah bekerja, kuliah,wirausaha,bekerja sambil kuliah,wirausaha sambil kuliah, menikah, sedang mencari kerja. “Jumlah yang mengisi dari 24 ribu itu yang menganggur adalah 326 orang. Oleh karena itu kita di Sumatera Barat, anak – anak kita sudah bekerja setelah dianalisa hasilnya dari 90,36 parsen yang mengisi itu rata – rata pekerjanya di Sumatera Barat dan gajinya yang ditulisan rata – rata di bawah UMR. Artinya tidak mencukupi. Para alumni SMK ingin mendapatkan pekerjaan yang layak dan gaji yang memuaskan,” jelasnya.
Kita di SMK katanya, fokus bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja untuk bekerja di luar negeri. Pada waktu dekat ini ada alumni yang akan berangkat bekerja ke Turki sebanyak 80 orang dan akan menyusul 120 orang lagi. “Insya Allah bagi anak – anak kami khusus ilmu kesehatan sangat dibutuhkan dan tentunya bahasa sangat menentukan,” terang Ariswan. (ped)






