KURANJI, METRO–Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengunjungi stand UMKM di halaman Masjid Al-Bahri, Kelurahan Anduring, Kecamatan Kuranji, Jumat (30/5).
Dalam kunjungan percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih, Bima Arya mengapresiasi berbagai produk UMKM yang ditampilkan oleh pelaku usaha lokal. Produk-produk UMKM yang dipamerkan memiliki kualitas yang baik dan layak bersaing di pasar yang lebih luas.
“Sektor UMKM merupakan kekuatan ekonomi rakyat yang harus terus didorong dan diberdayakan secara berkelanjutan,” ungkap Bima Arya saat kunjungan itu.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang, Padang Fauzan Ibnovi, menyatakan pihaknya berkomitmen penuh dalam melakukan pembinaan terhadap UMKM lokal.
Ia menyebut bahwa para pelaku UMKM saat ini tidak bergerak sendiri, tetapi didampingi oleh tenaga pendamping yang disiapkan oleh pemerintah. Fauzan juga menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mendorong kolaborasi dengan berbagai stakeholder untuk memperkuat kapasitas UMKM.
“Kami akan gandeng lembaga yang berkompeten dengan mengadakan pelatihan. Kita ingin pelaku UMKM tidak hanya bisa bertahan, tetapi juga tumbuh dan siap naik kelas,” ujar Fauzan Ibnovi.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang,H. Iskandar, mengatakan peresmian Koperasi Merah Putih yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk mengembang ekonomi kerakyatan. Karena, koperasi ini adalah guru perekonomian aslinya yang digagasan pertama kali oleh Bung Hatta.
“Oleh karena itu melalui koperasi yang ada di seluruh Kelurahan, Desa, Nagari yang ada di Indonesia diharapkan bisa mengembangkan ekonomi kerakyatan, jadi benar – benar yang merasakan faedah dan manfaatnya langsung rakyat, karena rakyat bagian dari anggota Koperasi,” tutur Iskandar.
Menurut Buya Iskandar yang juga sebagai Sekretaris Fraksi Partai Nasdem, dengan kehadiran Wamendagri sebagai utusan Presiden dalam rangka meresmikan berdirinya Koperasi- Koperasi Merah Putih di seluruh Kelurahan, Desa dan Nagari yang ada di Sumatera Barat.
“Kepada seluruh masyarakat untuk mendukung kegiatan ini sehingga di harapkan ekonomi itu bergerak dibawah, dikalangan masyarakat supaya tidak terjadi ketimpangan antara kapatalisme pemegang modal besar menguasi seluruh hajat orang banyak,” jelasnya.
Dikatakan Iskandar bahwa melalui Koperasi ini rakyat yang menjadi pelaku ekonomi langsung. Diharap seluruh UMKM yang ada di Kota Padang melalui wadah koperasi ini bisa sebagai wadah pemasarannya. Wadah permodalannya, dan wadah untuk memperkerjakan berbagai tenaga kerja ahli termasuk juga daur sampah, pertanian. Pengembangan usaha maggot menjadi solusi menarik untuk pengelolaan sampah organik dan potensi bisnis yang menjanjikan.
“Kami sebagai wakil rakyat akan mensupport full ini, kalau memang dibutuhkan regulasi kita akan buatkan regulasinya jadi pemerintahan dalam hal ini eksekutif dan legislatif konsen untuk meningkatakan perekonomian di tengah masyarakat supaya pembangunan negara ini dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.
Wadah Koperasi ini jelas Iskandar, adalah bagian dari cara untuk bisa menyalurkan berbagai produk yang dihasilkan masyarakat. “Kopersi bisa menjadi kuat, bisa menjadi bagian tatanan ekonomi global ini sehingga Koperasi bisa menembus kemana-mana,” timpalnya.
Sementara itu Lurah Anduring, Abdul Latif, mengaku kami dari pemerintahan kelurahan merasa bangga dengan telah terbentuknya Koperasi Merah Putih yang dihadiri Wamendagri Bima Arya Sugiarto.
“Ini merupakan semangat dan mendorong bagaimana Koperasi Merah Putih lebih maju dan berkembang,” sebut Abdul Latif. (ped)






