PADANG, METRO–Warga Kelurahan Kubu Marapalam, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, dihebohkan dengan adanya penemuan mayat pria lanjut usia (lansia) yang sudah membusuk di dalam rumahnya, Kamis (29/5) sekitar pukul 15.30 WIB.
Korban diketahui bernama Ris (67) yang tinggal seorang diri di rumahnya di Jalan Banda Kali Nomor 68 RT 01 RW 03. Pascapenemuan, warga pun berbondong-bondong datang untuk menyaksikannya.
Tak berselang lama, Polisi bersama Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang datang untuk melakukan evakuasi jenazah korban yang diduga mengalami gangguan kejiwaan.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton mengatakan, jenazah ditemukan dalam kondisi sudah membusuk dan membengkak di ruang tamu kediamannya sendiri. Penemuan awal jenazah bermula dari kecurigaan Indra (45), seorang tetangga korban yang tinggal di Jalan Banda Bakali Nomor 66.
“Indra mencium aroma tidak sedap yang keluar dari rumah korban dan segera melaporkan hal tersebut kepada Ketua RT setempat. Dafrizal (50), Ketua RT 01 RW 03 bersama warga setempat kemudian melakukan pengecekan dengan mengintip melalui celah jendela rumah korban,” kata Hendri Zulviton, Jumat (30/5).
Hendri menjelaskan, setelah diintip, mereka melihat jenazah dalam posisi tertelungkup dengan kondisi sudah membengkak dan mengeluarkan cairan. Ketua RT segera menghubungi Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) setempat.
Petugas kepolisian yang bertugas, Ipda Yuni Maison langsung mendatangi lokasi kejadian dan menghubungi Unit Identifikasi Polresta Padang untuk melakukan proses identifikasi lebih lanjut.
Tim gabungan yang terdiri dari berbagai instansi kemudian turun ke lokasi untuk menangani proses evakuasi. Tim tersebut meliputi BPBD Kota Padang, Tim Identifikasi (Inafis) Polresta Padang, Polsek Padang Timur, Babinsa, Bhabinkamtibmas, insan kebencanaan dan masyarakat sekitar.
Setelah tim Inafis melakukan dokumentasi dan pengumpulan barang bukti, jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk menjalani proses visum et repertum.
“Hingga saat ini, jenazah masih disimpan di kamar jenazah RS Bhayangkara sambil menunggu penyerahan kepada pihak keluarga. Pihak kepolisian akan melanjutkan investigasi untuk memastikan penyebab kematian korban melalui hasil visum yang akan dilakukan,” katanya.
Pusdalops Penanggulangan Bencana BPBD Kota Padang menyampaikan bahwa masyarakat dapat menghubungi call center di nomor (0751) 778775 atau WhatsApp di 0858-9152-2181 untuk melaporkan kejadian darurat atau membutuhkan bantuan evakuasi serupa.
“Kasus penemuan jenazah ini menunjukkan pentingnya kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar, terutama terhadap warga yang tinggal sendirian atau memiliki kondisi khusus seperti ODGJ. Koordinasi yang baik antara warga, RT/RW, dan aparat keamanan terbukti efektif dalam menangani situasi darurat seperti ini,” imbuh Kalaksa. (brm)






