METRO SUMBAR

Jabatan Camat Rambatan Disertijabkan

0
×

Jabatan Camat Rambatan Disertijabkan

Sebarkan artikel ini
SERAH TERIMA JABATAN— Camat Rambatan yang baru bersalaman dengan Camat yang lama saat kegiatan sertijab.

TANAHDATAR, METRO–Jabatan Camat Rambatan di serah terimakan dari pejabat lama Roza Melfita, S.STP kepada pejabat baru M. Iqbal Latif Hamdani, S.STP, seiring dengan serah terima jabatan Ketua Tim Pengerak PKK Kecamatan Ramba­tan dari Ny. Des Ardiwan kepada Ny. Oci Iqbal Latif.

“Kegiatan ini merupakan rangkaian dari pelantikan mutasi dan rotasi pejabat administrator di ling­kup Pemerintah Kabupaten Tanah Datar yang telah terlaksana beberapa waktu lalu,” ujar Wakil Bupati (Wabup) Tanah Datar Ahmad Fadly, S.Psi pada sambutannya, di Kantor Camat Rambatan, Selasa (27/5).

Wabup Ahmad Fadly menambahkan, jabatan yang berikan merupakan amanah untuk diemban dan dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung ja­wab, keikhlasan, jujur, profesional dan loyalitas guna mendukung kelancaran pelaksanaan program pemerintahan.

“Salah satu fokus kami, adalah tentang penggelolaan sampah, ini merupakan salah satu program Pemerintah Daerah. Untuk penggelolaan sampah ini, kami mendorong masya­rakat aktif dalam pemisahan sampah dan kami harap camat medukung dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Terakhir, Ia pun me­ngucapkan selamat bertugas kepada pejabat baru dan rasa terima kasihnya kepada pejabat lama yang telah mengabdikan diri selama ini di Kecamatan Rambatan.

“Selamat bertugas kepada M. Iqbal Latif Hamdani, S.STP sebagai Camat Rambatan yang baru, kami yakin dan percaya amanah ini dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya. Terima kasih kepada Roza Melfita, S.STP  sebagai camat lama dan Ny. Des Ardiwan sebagai Ketua PKK Rambatan atas pengabdianya selama ini, di Kecamatan Rambatan,” ujar­nya.

Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Zuldafri Darma mengatakan kehadiran tokoh-tokoh masyarakat mengambarkan dukungan kepada pemerintah kecamatan sebagai bentuk duku­ngan berbagai pembangunan di kecamatan Rambatan.

Ia berharap dengan segala keterbatasan dampak efisiensi anggaran ama­nat dari pemerintah pusat, tidak menjadi alasan untuk tidak melakukan lom­­patan dalam upaya pemba­ngunan ma­sya­ra­kat.

“Realitas dari efisiensi anggaran tidak akan me­nyurutkan niat dalam memiliki mimpi besar dalam pembangunan ma­sya­ra­kat. Intinya, bangun terus komunikasi dan koordinasi dengan seluruh pihak,” ujarnya. (ant)