MASA depan Lamine Yamal resmi bersama Barcelona. Wonderkid sensasional yang baru berusia 17 tahun itu telah menandatangani kontrak jangka panjang dengan klub Catalan hingga 2031.
Tak main-main, kontrak ini menjadikannya salah satu pemain muda dengan nilai komersial dan strategis tertinggi dalam sejarah sepak bola. Barcelona tak hanya mengikat Yamal dengan durasi panjang, tapi juga memasukkan sederet klausul fantastis, termasuk klausul rilis senilai 1 miliar Euro (sekitar Rp14.700 triliun) dan bonus eksklusif bila sang pemain meraih Ballon d’Or.
Pengumuman ini menjadi bukti keseriusan proyek masa depan Barcelona di bawah arahan Hansi Flick dan Direktur Olahraga Deco. Di tengah kondisi finansial yang masih belum sepenuhnya stabil, Barca menunjukkan bahwa masa depan klub berada di tangan para jebolan La Masia, dan Lamine Yamal adalah ikon utamanya.
Pengumuman resmi dilakukan Selasa (28/5), melalui situs resmi klub. Penandatanganan kontrak disaksikan langsung oleh Presiden Joan Laporta, Wakil Presiden Rafa Yusta, dan Direktur Olahraga Deco.
Dalam pernyataan resminya, klub menyebut, perpanjangan kontrak Lamine Yamal adalah bukti dari soliditas proyek Barcelona saat ini. Yamal memang bukan pemain biasa. Sejak debutnya di tim utama pada 29 April 2023 dalam usia 15 tahun, pemain kelahiran Mataró ini mencetak rekor demi rekor.
Dia tercatat sebagai pemain termuda yang mencetak 100 penampilan untuk Barca. Pencetak gol termuda di La Liga, Copa del Rey, dan Supercopa. Dia juga pemain termuda yang memperkuat timnas Spanyol (usia 16 tahun).
Dalam musim 2024–25, Yamal mencetak 18 gol dan 25 assist dalam 55 pertandingan, menjadi motor utama dalam keberhasilan Barcelona meraih treble domestik, La Liga, Copa del Rey, dan Supercopa de Espana.
Tak hanya itu, ia juga membawa Spanyol meraih trofi Euro 2024 dan menyabet Golden Boy serta Kopa Trophy. Menurut laporan The Athletic, jika seluruh bonus performa tercapai, Yamal bisa menjadi pemain dengan gaji tertinggi di klub, mencapai 40 juta Euro per tahun sebelum pajak. Sekitar 50 persen dari jumlah tersebut akan dipotong sesuai regulasi pajak di Spanyol.
Salah satu poin paling mencolok dari kontrak ini adalah klausul rilis senilai 1 miliar Euro, angka yang sama dengan kontrak sebelumnya saat ia berusia 15 tahun. Barcelona ingin memastikan bahwa tak ada klub yang bisa mendekati Yamal tanpa negosiasi serius.
Selain itu, ESPN melaporkan bahwa kontrak juga menyertakan bonus besar jika Yamal berhasil memenangkan Ballon d’Or di masa depan. Klub percaya bahwa dengan usia, potensi, dan rekor yang dia punya, gelar pemain terbaik dunia hanya tinggal menunggu waktu.
Ada pula spekulasi bahwa Yamal akan mewarisi nomor punggung 10 jika Ansu Fati hengkang pada musim panas ini. Nomor ikonik itu sebelumnya dikenakan legenda-legenda seperti Ronaldinho, Messi, dan sekarang diyakini akan jatuh ke tangan anak ajaib satu ini.
Kontrak baru Yamal datang hanya beberapa hari setelah pelatih Hansi Flick memperpanjang masa baktinya hingga 2027. Ini menegaskan bahwa proyek jangka panjang Barca telah dirancang matang, dan Yamal menjadi bagian sentral dari rencana tersebut.
Flick sudah membuktikan bahwa ia bukan sekadar pelatih, tetapi juga pembina talenta muda. Di bawah komandonya, Yamal tidak hanya diberi panggung, tapi dijadikan pilar dalam skema taktik. Kombinasi kecepatan, visi bermain, dan ketenangan membuatnya terasa seperti pemain berpengalaman, bukan remaja 17 tahun.
Kabar lain menyebut bahwa kiper veteran Wojciech Szczesny akan menjadi pemain berikutnya yang memperpanjang kontrak, memperkuat pondasi skuad musim depan bersama pemain muda seperti Yamal.
Di saat banyak klub kesulitan mempertahankan pemain muda dari rayuan liga-liga uang besar seperti Premier League atau Arab Saudi, Barcelona justru berhasil menjaga permata La Masia dengan strategi cerdas durasi panjang, paket finansial menarik, dan jaminan posisi inti.
Lamine Yamal kini resmi menjadi simbol era baru Barcelona. Dia bukan hanya sekadar talenta masa depan, dia adalah pemain masa kini yang sudah memberi dampak besar, dengan potensi yang nyaris tak terbatas.
Dengan kontrak hingga 2031, klausul rilis tertinggi dalam sejarah sepak bola, serta bonus Ballon d’Or sebagai motivasi tambahan, Yamal bukan hanya disiapkan untuk menjadi bintang, tapi legenda berikutnya di Camp Nou.
Dan jika melihat kiprahnya saat ini, jangan heran jika di usia 20-an awal nanti, dia sudah mengangkat trofi Ballon d’Or sambil mengenakan seragam nomor 10 Barcelona. (jpg)






