METRO PADANG

Semen Padang FC Bertahan di Liga 1, Andre Rosiade Tetap Teriak Lawan Mafia

0
×

Semen Padang FC Bertahan di Liga 1, Andre Rosiade Tetap Teriak Lawan Mafia

Sebarkan artikel ini
MENAHAN HARU-- Anggota DPR RI yang juga penasihat Semen Padang FC Andre Rosiade, tidak kuasa menahan tangisnya saat Semen Padang dipastikan lolos dari jurang degradasi, setelah berhasil menang 2 0 atas Arema Malang di pekan terakhir Liga I, Sabtu (24/5) sore.

JAKARTA, METRO–Penasihat Semen Pa­dang FC yang juga Ang­gota DPR RI asal Sumbar Andre Rosiade, kembali menegaskan komitmen­nya untuk memberantas praktik mafia dalam du­nia sepak bola Indonesia. Apalagi setelah me­mas­tikan Kabau Sirah me­nang di laga akhir yang dipimpin wasit asing dan dipantau lang­sung petinggi PSSI.

Pernyataan ini lang­sung oleh Andre Rosiade dan juga melalui akun media sosialnya @andre_rosiade pada Sab­tu (24/5), beberapa waktu setelah kemenangan tim Semen Padang FC. “Mes­kipun menang, kami tetap konsisten melawan mafia,” terang Andre Rosiade.

Andre juga langsung menegaskan ingin revolusi Komisi Disiplin PSSI yang dinilai kurang maksimal selama Liga 1 musim 2024/2025. “Pak Erick Thohir, ketua umum PSSI, ditunggu revolusinya terhadap Komite Disiplin dan Komite PSSI. Lawan mafia,” kata Andre yang sempat menangis haru bahagia saat peluit panjang dibunyikan usai Semen Padang memang 2 gol tanpa balas atas Arema FC di Stadion Kanjuruhan Malang.

Andre juga mengucapkan terima kasih kepada pemain, pelatih, suporter, tim manajemen dan semua yang terlihat dalam tim selama satu musim. Andre juga mengerjakan bonus Rp700 juta, naik Rp200 juta dari yang dijanjikan. “Intinya apa, kalau permainan ber­jalan fair, kita bisa meng­­hadapi tim manapun di Liga 1. Dan Insya Allah kita akan lebih baik musim mendatang,” kata Wakil Ketua Komisi VI DPR ini.

Andre juga memastikan me­nepis isu-isu miring yang sempat terjadi di tim, se­perti keterlambatan pem­baya­ran gaji pemain dan ofisial. “Terima kasih kepada semua suporter. Percayalah tim Semen Padang FC tidak pernah menunggak gaji. Ini informasi yang penting,” kata Ketua DPD Gerindra Sumbar ini.

Menariknya, Andre ju­ga memastikan akan merombak manajemen PT Kabau Sirah Semen Padang FC pada musim depan. “Sesuai aspirasi suporter, pada musim depan ‘Win Out’,” kata Andre Rosiade didampingi CEO Semen Padang FC Win Bernadino dan Pembina Semen Pa­dang FC yang juga Dirut Semen Indonesia Group (SIG) Indrieffouny Indra.

Sejumlah pernyataan Andre Rosiade tersebut langsung mendapat berbagai respons dari warganet. Beberapa memberikan dukungan, sementara lainnya menuntut bukti nyata.

Salah satu komentar menyebut, “Jangan cuma gembar-gembor, Pak. Ka­sih bukti ke kepolisian biar ditangkap,” tulis akun @muhammadpanserbiru.

Namun, banyak juga yang menilai Andre turut berperan dalam mengangkat citra Semen Padang FC. “Tanpa disadari, Uda Andre membuat nama Semen Padang FC melambung,” tulis akun @ramzeeway.

Sejumlah komentar lain­­nya berharap agar kua­litas Liga Indonesia dapat meningkat di musim mendatang, serta mendukung Andre maju sebagai calon Ketua Umum PSSI pada periode selanjutnya.

Sebelumnya, Andre telah mengungkapkan adanya dugaan keterlibatan dua individu berinisial “JN” dan “P” dalam praktik mafia sepak bola di Indonesia. Ia menyatakan bahwa nama-nama tersebut telah diserahkan langsung kepada Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, untuk ditindaklanjuti.

Menanggapi hal ini, Erick Thohir meminta agar tuduhan tersebut disertai dengan bukti konkret. Ia menegaskan bahwa PSSI terbuka terhadap kritik dan siap mengambil tindakan tegas jika terdapat bukti yang valid terkait praktik pengaturan skor atau bentuk kecurangan lainnya.

Selain itu, Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Ferry Paulus, menyatakan bahwa pihaknya men­dukung upaya pembe­rantasan praktik mafia dalam sepak bola Indonesia. Ia menambahkan bahwa semua pihak, termasuk klub dan media, diharapkan dapat bekerja sama dalam mengungkap dan memberantas praktik tersebut. (*)