JAKARTA, METRO–Isu perombakan kabinet atau reshuffle kembali mencuat ke permukaan publik. Salah satu nama yang disebut-sebut dalam pusaran itu yakni, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.
Meski demikian, Bahlil enggan berspekulasi lebih jauh soal isu tersebut. Menurutnya, keputusan mengenai perombakan Kabinet Merah Putih merupakan kewenangan Presiden Prabowo Subianto.
“Kita itu jangan berpikir, bertindak melampui batas kewenangan. Kewenangan semua itu adalah hak prerogatif bapak presiden,” kata Bahlil di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (22/5).
Tak hanya Bahlil, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto enggan berspekulasi terkait santernya isu reshuffle. Airlangga juga enggan berspekulasi terkait kekosongan dan kabar penunjukan Duta Besar (Dubes) Amerika Serikat (AS).
“Nggak paham,” singkat Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan.
Isu reshuffle kembali mencuat di masyarakat. Salah satunya ada sejumlah pihak yang mengusulkan Presiden Prabowo merombak jajaran Menteri Kabinet Merah Putih.
Aktivis Rocky Gerung menilai Kabinet Merah Putih saat ini perlu diisi dengan energi baru demi efektivitas pemerintahan.
“Harus ada reshuffle, lumpuhkan kabinet, isi dengan energi baru,” ujar Rocky di Jakarta Selatan.
Rocky menilai reshuffle menjadi penting karena tidak realistis berharap para menteri mengundurkan diri secara sukarela. Menurut dia, kepentingan politik dan ekonomi para menteri terlalu besar untuk ditinggalkan begitu saja. (jpg)






