SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Kemenag Evaluasi dan Refleksi Program Kampung Zakat

0
×

Kemenag Evaluasi dan Refleksi Program Kampung Zakat

Sebarkan artikel ini
EVALUASI PROGRAM KAMPUNG ZAKAT— Kakan Kemenag Kota Sawahlunto Dedi Wandra, memberikan sambutan pada acara evaluasi Program Kampung Zakat Desa Lumindai, Kecamatan Barangin, beberapa waktu lalu.

SAWAHLUNTO, METRO–Kementerian Agama Kota Sawahlunto menggelar kegiatan Evaluasi serta Refleksi Program Kampung Zakat (KZ) Desa Lumindai, Kecamatan Barangin, Selasa (20/5). Kegiatan ini sebagai bagian dari upaya menakar keberhasilan sekaligus merancang strategi penguatan program ke depan.

Kakan Kemenag Kota Sawahlunto, H. Dedi Wandra, menekankan bahwa evaluasi Program Kampung Zakat merupakan tahapan penting dalam memastikan keberlanjutan dan efektivitas Program KZ dan mengidentifikasi berbagai kendala dan hambatan yang dihadapi selama dua tahun pelaksanaann KZ Desa lumindai.

“Memasuki dua tahun program ini berjalan di Desa Lumindai. Tentu kita harus mengetahui seperti apa dampaknya, bagaimana keberhasilannya. Jika tidak dievaluasi, kita tidak tahu sejauh mana manfaat yang dirasakan ma­syarakat,” ujar Dedi Wandra, yang juga bertindak sebagai narasumber.

Baca Juga  85 TPS di Sijunjung Masuk Kategori Rawan

Ia menambahkan, eva­luasi ini juga bertujuan untuk menyamakan kem­bali persepsi dan arah gerak antara Kemenag, Baznas, pemerintah desa, dan ma­syarakat penerima man­faat.

“Kita sudah mulai dari pengembangan produk tenun songket, dan ke depan akan merambah ke sektor budidaya temba­kau. Semua ini perlu kita evaluasi, kita persiapkan, dan kita tentukan langkah-langkah strategis yang akan diambil ke de­pan,” ungkapnya.

Ketua Baznas Kota Sa­wahlunto, Edrizon Effendi, memberikan apresiasi atas peran aktif Kemenag da­lam mendampingi pelaksanaan Kampung Zakat.

“Mulai dari pelatihan, permodalan, sampai pemasaran, semua didampingi dengan serius . Kami di Baznas siap memberikan dukungan maksimal agar Lumindai menjadi Kampung Zakat percontohan di Sumatera Barat,” kata Edrizon.

Di samping itu Kepala Desa Lumindai, Chairunnas juga menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang telah diberikan oleh H. Dedi Wandra selaku Kepala Kantor dan Tim selama dua tahun terakhir. Ia mengajak seluruh elemen desa untuk tidak putus asa dalam melanjutkan perjuangan.  “Kita harus punya gebrakan baru, Jangan berhenti di sini. Semoga ini menjadi cikal bakal perkem­bangan Desa Lumindai yang lebih baik,” ujarnya.

Baca Juga  Kualitas Pemberdayaan KB Makin Unggul

Turut hadir Penyelenggara Zawa Kemenag, Ning Subekti Beserta Staf, Ketua Kampung Zakat Desa Lumindai, Perangkat Pemdes Lumindai serta Pelaku Usaha Tenun Song­ket dan Budidaya Tembakau.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi Focus Group Discussion (FGD) yang menjadi ruang terbuka bagi para peserta untuk menyampaikan kendala dan hambatan selama perjalanan program. Fokus diskusi difokuskan pada penguatan usaha Tenun Songket serta rencana budidaya tembakau sebagai sektor baru Kampung Zakat Desa Lumin­dai. (pin)