METRO SUMBAR

30 Penjabat Wali Nagari se-Pasaman Barat Resmi Dilantik

0
×

30 Penjabat Wali Nagari se-Pasaman Barat Resmi Dilantik

Sebarkan artikel ini
PELANTIKAN— Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setia Bakti, resmi melantik 30 Penjabat Wali Nagari se-Pasaman Barat.

PASBAR, METRO–Sebanyak 30 penjabat (Pj) wali nagari se-Kabupaten Pasaman Barat resmi dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Pasaman Barat, yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Setia Bakti, di Aula Kantor Bupati Pasaman Barat, Rabu (21/5). Dalam sambutannya mewakili Bupati Yulianto, Setia Bakti mengucap­kan selamat kepada para Pj wali nagari yang baru dilantik serta menyampaikan apresiasi kepada pejabat sebelumnya atas dedikasi dan pengabdiannya.

“Kepada seluruh Pj wali nagari yang baru saja dilantik, kami harapkan segera melakukan konsolidasi internal dan menjalin koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan di tingkat na­gari,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara wali nagari dan camat sebagai perpanjangan tangan bupati di tingkat kecamatan. Menurutnya, kerja sama yang solid menjadi kunci keberhasilan pemerintahan nagari. “Wali nagari tidak boleh berjalan sendiri. Koordinasi dengan camat wajib dilakukan agar program pembangunan dan pemberda­yaan masyarakat di nagari dapat ber­jalan optimal. Banyak yang harus dilakukan di nagari, karena ada kepen­tingan pemuda, kepentingan wanita, kepentingan agama, kepentingan ke­masyarakatan,” tegasnya.

Setia Bakti juga mengingatkan agar para Pj wali nagari memberikan perha­tian khusus terhadap pembentukan Koperasi Merah Putih, yang merupakan program prioritas pemerintah pusat.

“Kami minta agar pembentukan koperasi ini menjadi prioritas karena menyangkut peningkatan kesejahte­raan masyarakat di tingkat nagari,” katanya.

Selain itu, Pj wali nagari juga diminta untuk memahami dan menjalankan program unggulan 100 hari kerja Bupati Pasaman Barat, salah satunya Didikan Subuh, yang telah disosialisasikan melalui surat edaran resmi.

“Program ini penting untuk mem­bentuk karakter generasi muda yang religius dan berakhlak mulia. Ini tidak akan terlalu repot apabila bapak ibu semua memiliki kemampuan komu­nikasi dan koordinasi yang baik,” pungkasnya. (end)