METRO PESISIR

Musrenbang RPJMD Tingkat Provinsi 2025-2029, Wawako Pariaman Mulyadi Paparkan 25 Usulan Proyek Strategis

0
×

Musrenbang RPJMD Tingkat Provinsi 2025-2029, Wawako Pariaman Mulyadi Paparkan 25 Usulan Proyek Strategis

Sebarkan artikel ini
MUSRENBANG PROVINSI— Wakil Wali Kota Parfiaman Mulyadi didampingi Gubernur Sumbar Mahyeldi, saat penandatangan Musrenbang RPJMD Tingkat Provinsi Sumbar.

PARIAMAN, METRO–Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi, paparkan 25 usulan proyek strategis Kota Pariaman pada Mu­syawarah Perenca­naan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pem­ba­ngunan Jangka Mene­ngah Daerah (RPJMD) Pro­vinsi Sumatera Barat 2025-2029. Pemaparan ter­sebut bertujuan untuk terwujudnya kualitas pembangunan ma­nusia yang berdaya saing, me­wujudkan pertumbuhan ekonomi, sosial, sekaligus pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan merata.

Dari 25 usulan proyek strategis yang disampaikan langsung kepada Gubernur, DPRD Provinsi, Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar dan pimpinan OPD terkait, serta peserta undangan lainnya, Mulyadi sampaikan beberapa usulan proyek strategis yang ada di Kota Pariaman untuk segera dilaksanakan.

“Usulan proyek utama diantaranya adalah  Pendidikan yang merata dan kesehatan yang berkualitas seperti, Pendirian Unit Layanan Disabilitas dan Pendidikan Inklusi di Tahun 2027 atau 2028 serta lanjutan pembangunan rumah Sakit Sadikin Kota Pariaman dan pengadaaan pe­ralatan, perlengkapan rumah sakit lainnya di Tahun 2026 atau 2027,” ungkap Mulyadi.

Dijelaskan Mulyadi, usulan pendirian lumbung pangan nasional dan eko­nomi berkelanjutan, untuk meningkatkan produktivitas serta cadangan pa­ngan yang berkualitas dan keberlanjutan yaitu de­ngan cara Pembangunan huller sebanyak 4 Unit, Tahun 2026 atau 2027 dan Pembangunan Pabrik Es sebanyak  1 unit di Tahun 2027.

Sebagai pusat pertumbuhan dengan Nagari/Desa berbasis kemajuan yang mandiri dan berdaya saing, sekaligus untuk me­ningkatkan kemandirian ekonomi desa/nagari berbasis potensi lokal, maka diperlukan pemberdayaan ekonomi keluarga miskin penerima bansos melalui penyaluran akses bantuan permodalan dan penguatan kapasitas manajemen untuk 250 KK, tahun 2026 atau 2027.

Kemudian perlunya pem­binaan dan pengembangan usaha industri de­ngan memanfaatkan tek­nologi dan digitalisasi yang berdaya saing untuk 20 IKM, Tahun 2026 atau 2027, agar terwujudnya pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif, berdaya saing.

”Pariaman sebagai kota tujuan wisata, perlu adanya peningkatan daya saing pariwisata dan akselerasi ekonomi kreatif untuk UMKM, seperti perlunya pembangunan fasilitas pen­dukung pasar rakyat pariaman di tahun 2026 atau 2027, Pembangunan Museum Bahari KRI Teluk Bone dan Pembangunan Dermaga Pulau Angso Duo di tahun 2026 atau 2027,” tandas Mulyadi.

Mulyadi berharap, 25 usulan proyek strategis yang disampaikan langsung kepada Gubernur dan pejabat terkait bisa menjadi pertimbangan untuk di­sahkan. Diakhir pemaparan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara yang ditandatangani oleh Wawako Pariaman Mulyadi dan Anggota DPRD Pro­vinsi Sumbar Dapil 2 Siti Azziati Azis yang disaksikan oleh Gubernur Sumbar dan Kepala Bappeda Sumbar. Paparan dari Mulyadi tersebut mendapat tanggapan positif dari Gubernur Sumbar Mahyeldi dan pejabat terkait, serta menjadi prioritas untuk dilaksanakan, yang disesuaikan dengan pagu anggaran yang ada di Provinsi Sumatera Barat. (efa)