BERITA UTAMA

Targetkan Kursi Golkar Naik pada 2029, Bahlil: Jika Tidak Mundur!

0
×

Targetkan Kursi Golkar Naik pada 2029, Bahlil: Jika Tidak Mundur!

Sebarkan artikel ini
SAMPAIKAN SAMBUTAN— Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia saat menyampaikan sambutan dalam acara Munas XII SOKSI.

JAKARTA, METRO–Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menegaskan target utama partainya untuk membawa peningkatan jumlah kursi di parlemen pada Pemilu 2029. Sebab, keberhasilan pengurus partai akan diukur dari sejauh mana kursi Partai Golkar bertambah pada periode pemerintahan mendatang.

Menurutnya, terdapat dua instruksi yang harus dijalankan setiap Partai Golkar. Pertama, menga­wal dan mendukung peme­rin­tahan Presiden Prabowo Su­bianto dan Wakil Pre­siden Gibran Rakabuming Raka.

“Saya tidak perlu pidato panjang-panjang. Yang terpenting sekarang adalah Golkar punya ide ke depan berdasarkan keputusan Munas cuma dua. Satu adalah mengawal, mendukung, mempertahankan pemerintahan yang ada di bawah Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Mas Gibran,” kata Bahlil saat menyampaikan sambutan dalam acara Munas XII SOKSI di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (20/5).

Ia menambahkan, poin kedua adalah menaikkan jumlah kursi partai di parlemen. Menurutnya, capaian ini menjadi indikator utama keberhasilan partai dalam lima tahun ke depan.

“Yang kedua adalah menaikkan kursi partai. Itu dimana-mana saya mau begitu,” tegasnya.

Menurut Bahlil, fokus utama seluruh pengurus saat ini bukan pada isu-isu lain di luar partai, melainkan pada peningkatan kekuatan legislatif. “Tidak usah kita berpikir terlalu yang lain-lainnya itu nantilah. Kursi partai aja dulu. Kalau ketua umumnya kursi partainya dari 102 naik, itu berhasil pengurusnya,” paparnya.

Bahlil juga memberikan peringatan bagi jajaran pengurus Partai Golkar terkait tanggung jawab terhadap target tersebut. Ia menyebut tidak akan perlu diminta mundur jika target itu tidak tercapai. “Kalau partai besok kursi kita naik, boleh mimpi kita panjang. Tapi kalau kursinya tidak naik, tidak usah mimpi kita. Nggak minta dimundurin aja, pasti mundur. Sudah pasti itu,” ujar Bahlil.

Oleh karena itu, Bahlil menekankan pentingnya sikap kesatria dalam berpolitik. Ia menekankan, perlu kerja nyata dalam kepe­mimpinan Partai Golkar. “Jadi kita itu harus gentle. Kita harus belajar untuk anak mudanya ini saya pikir fair. Tapi kalau kerjanya bagus, ya jangan juga main-main,” tutur Bahlil.

Lebih lanjut, Bahlil mengajak seluruh kader partai untuk meningkatkan konsolidasi dan kerja keras, agar Golkar tetap menjadi kekuatan utama di panggung politik nasional. Ia mengajak seluruh kader untuk mengesampingkan ego pribadi dan memper­kuat barisan demi membe­sarkan Partai Gol­kar. “Supaya kita betul-betul memperkuat partai,” pung­kas­nya. (jpg)