BERITA UTAMA

Api kembali Menyala di Pabrik Karet PT Teluk Luas, Berasal dari Tumpukan Material Sisa Kebakaran Sebelumnya

0
×

Api kembali Menyala di Pabrik Karet PT Teluk Luas, Berasal dari Tumpukan Material Sisa Kebakaran Sebelumnya

Sebarkan artikel ini
PEMADAMAN— Petugas Damkar melakukan pemadaman api yang kembali menyala di pabrik karet PT Teluk Luas.

PADANG, METRO–Setelah dilanda kebakaran dahsyat, api kembali menyala di pabrik pengolahan karet milik PT Teluk Luas yang berlokasi di Jalan By Pass, Kelurahan Tanjung Saba Pitameh Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, pada Selasa padang (20/5).

Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Damkar Kota Padang, Ri­nal­di mengungkapkan bah­wa pihaknya menerima laporan kebakaran sekira pukul 05.30 WIB. Satu unit armada pemadam dengan 7 personel langsung diter­jun­kan ke lokasi.

“Alhamdulillah, sekitar setengah jam api berjibaku, api dapat kami padamkan. Ini bukan kebakaran baru, tapi sisa material karet mentah yang kembali menyala akibat hembusan angin. Sisa material yang belum se­penuh­nya padam dan kondisi cuaca berangin diduga menjadi pemicu munculnya api,” ujar Rinaldi.

Menurutnya, kebakaran susulan ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan tambahan. Seluruh armada telah ditarik kembali ke Markas Komando setelah memastikan situasi sepenuhnya terkendali.

“Api diduga berasal dari tumpukan material sisa kebakaran sebelumnya yang belum bisa dipindahkan karena masih dalam proses pemeriksaan oleh pihak kepolisian,” ujar dia,

Seperti diberitakan sebelumnya, pabrik karet PT Teluk Luas mengalami kebakaran hebat pada Minggu (18/5). Dalam insiden tersebut, dua gudang seluas total 220 meter persegi hangus terbakar. Proses pe­madaman yang ber­lang­­sung selama 17 jam baru selesai pada Senin (19/5) sekitar pukul 05.00 WIB.

Beberapa kali suara ledakan terdengar dari bangunan tersebut yang membuat warga sekitar merasa panik. Selain itu, gumpalan asap hitam pekat membumbung tinggi hingga membuat langit di kawasan itu menghitam. Warga  yang bermukim di sekitar kawasan pabrik karet mulai mengeluarkan barang-barang dari rumah.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi meluasnya kobaran api ke pemukiman penduduk. Selain petugas damkar, personel Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padang juga turut membantu, termasuk menyiagakan mobil ambulans untuk mengantisipasi apabila jatuhnya korban jiwa.

Tidak hanya itu, para pengemudi ojek dalam jaringan (online) juga ikut membantu polisi mengurai kemacetan di sekitar jalan menuju lokasi kejadian. Namun sejumlah mobil ambulans telah disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk dampak dari kebakaran dahsyat itu. (brm)