PADANG, METRO–Pemerintah Kota (Pemko) Padang akan meluncurkan program “Kartu Padang Juara” yang memberikan fasilitas lengkap bagi siswa kurang mampu. Kartu Padang Juara ini secara khusus akan dibagikan kepada siswa kelas I Sekolah Dasar (SD) dan kelas 7 SMP yang berasal dari keluarga prasejahtera atau kurang mampu, Rabu (21/5).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebu dayaan Kota Padang, Yopi Krislova mengatakan, Dengan memegang kartu Padang Juara, siswa berhak mendapatkan enam stel pakaian sekolah dan LKS secara gratis.
“Mulai tahun ajaran baru 2025/206, mereka tak perlu lagi khawatir soal biaya membeli pakaian seragam dan Lembar Kerja Siswa (LKS). Rencananya, secara simbolis membagian kartu Padang Juara ini akan dibagikan Rabu ini, di aula gedung Youth Center Bagindo Aziz Chan.
Dijelaskan Yopi, program Kartu Padang Juara merupakan salah satu inisiatif unggulan yang diusung oleh pasangan Wali Kota Padang, Fadly Amran, dan Wakil Wali Kota, Maigus Nasir.
Program ini secara fundamental bertujuan untuk meringankan beban finansial warga kurang mampu, terutama saat memasuki tahun ajaran baru ketika kebutuhan biaya sekolah kerap menjadi kendala.
“Lewat program Padang Juara ini, anak sekolah yang berasal dari keluarga kurang mampu dapat melanjutkan sekolahnya, angka putus sekolah pun akan terhindari,” tegas Yopi.
Tak berhenti di situ, Wali Kota Fadly Amran dan Wawako Maigus Nasir juga punya kejutan lain, yakni beasiswa kuliah ke luar negeri bagi siswa kurang mampu yang telah lulus jenjang SMA/SMK. Beasiswa ini merupakan hasil kerja sama Pemko Padang dengan institusi pendidikan di luar negeri.
“Anak yang telah lulus dan ingin melanjutkan kuliah ke luar negeri ini mendapat uang kuliah dan biaya hidup yang ditanggung hingga tamat,” jelas Yopi.
Menariknya, setelah lulus, para penerima beasiswa ini juga bebas menentukan tempat bekerja mereka, diharapkan dapat mengangkat derajat orang tua dan keluarga.
“Saat ini, enam orang siswa telah berhasil lolos seleksi dan berhak mendapatkan beasiswa tersebut. Mereka dijadwalkan akan menerima beasiswa secara simbolis di Aula Gedung Youth Center, pada Rabu ini,” ulas Yopi.
Ke depan, Pemko Padang berencana akan menggandeng lebih banyak universitas, baik di Indonesia maupun luar negeri, dalam program beasiswa gratis ini. Saat ini, penjajakan tengah dilakukan dengan perguruan tinggi di Irlandia.
Bersamaan dengan agenda penting tersebut, aula gedung Youth Center pada Rabu juga akan menjadi saksi deklarasi dan penandatanganan pakta integritas Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026.
Kegiatan ini sejalan dengan terbitnya Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 3 Tahun 2025 tentang SPMB. Regulasi tersebut menegaskan bahwa SPMB harus dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel tanpa diskriminasi, memastikan penerimaan murid baru berjalan adil dan merata bagi semua.
“Untuk memperkuat semua itu, maka diperlukan komitmen dan persepsi yang sama seluruh stake holder agar proses SPMB berjalan denga aman, efisien dan efektif,” pungkas Yopi. (ren)






