METRO SUMBAR

Realisasi PAD Pasaman Triwulan I Lebihi Target

0
×

Realisasi PAD Pasaman Triwulan I Lebihi Target

Sebarkan artikel ini
Teguh Suprianto (Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Pasaman)

PASAMAN, METRO–Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pasaman pada triwulan I  (Januari – Maret ) tahun 2025 menunjukkan hasil menggembirakan. Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Pasaman Teguh Suprianto, menyebutkan capaian PAD Triwulanan I berhasil melampaui target yang telah ditetapkan.

“Pada Triwulan I 2025 kita tetapkan target sebesar Rp. 33.404.191.92 miliar (25%), Alhamdulillah tercapai Rp. 34.250.048.148 (25,45,%), Senin (19/4), “ ujarnya.

Teguh Suprianto menambahkan bahwa tahun ini pihaknya memasang target pendapatan asli daerah  tahun 2025 berkisar Rp.134.561.676.768, dan berharap kondisi perekonomian pada tahun ini berangsur membaik. Menurutnya, ada empat objek pajak daerah yang masuk dalam realisasi dalam tiga bulan ini, yakni pajak dae­rah target Rp. 26.259.406.176. miliar terealisasi Rp.4.591.­609.910 miliar ( 17,49%).

Baca Juga  Wagub Sumbar Audy Joinaldy, Buka Pameran Hewan The Little Zoo Experience

Selanjutnya, Retribusi daerah target Rp.86.393.­411.546 miliar terealisasi Rp.14.068.211.635 miliar (16.28%).

Hasil pengelolaan yang dipisahkan target Rp.13.­111.­755.376 miliar dan terealisasi Rp. 14.667.895.911 miliar (111,87%). Lain – lain PAD target 8.797.103.670 miliar terealisasi Rp. 922.330 691 juta.

Kaban Bakeuda Pasaman menjelaskan untuk peningkatan PAD, pihaknya melakukan konsolidasi data dan basis data objek PAD, digitalisasi layanan PAD, ekstensi dan evaluasi penguatan pengawasan, inovasi, insentif dan kemitraan dalam peningkatan PAD serta evaluasi capaian target dan realisasi PAD.

Baca Juga  Jamu PSMS Medan, SPFC Targetkan Poin Penuh

Teguh Suprianto menyadari bahwa saat ini Kabupaten Pasaman masih mengandalkan PAD untuk mendukung program pembangunan, PAD menjadi prioritas utama. “Kami mengimbau ma­syarakat untuk taat membayar pajak daerah. Pajak yang dibayarkan akan kembali dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik,” tutupnya. (ped/rel)