PAYAKUMBUH/50 KOTA

Jalan Seribu Lubang Mulai Diperbaiki, Warga Lareh Sago Halaban Ucapkan Terima Kasih kepada Gubernur Sumbar

0
×

Jalan Seribu Lubang Mulai Diperbaiki, Warga Lareh Sago Halaban Ucapkan Terima Kasih kepada Gubernur Sumbar

Sebarkan artikel ini
JALAN MULAI DIPERBAIKI— Jalan Wisata Kabut dan Seribu Lubang, tepatnya ruas Payakumbuh-Sitangkai, mulai diperbaiki dan dilakukan pengecoran.

PADANG, METRO–Kecamatan Lareh Sago Halaban, Sumatera Barat Warga Kecamatan Lareh Sago Halaban akhirnya bisa bernapas lega. Setelah bertahun-tahun me­nanti dan menyuarakan keluhan, jalan penghubung yang dikenal sebagai Jalan Wisata Kabut dan Seribu Lubang, tepatnya ruas Paya­kumbuh-sitangkai, mu­lai diperbaiki dan dilakukan pengecoran.

Kabar gembira ini di­bagikan akun Facebook @Thamrin Cleveland pada Sabtu (17/5), lengkap de­ngan video yang memperlihatkan proses pe­ngecoran awal jalan ter­sebut. Dalam unggahan itu, masyarakat menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur Suma­tera Barat, Mahyeldi Ansharullah, dan seluruh jajaran Pemprov Sumbar.

“Terima kasih Buya Mahyeldi, terima kasih Pemprov Sumbar, setelah bertahun-tahun dikeluhkan masyarakat dan sempat viral di media sosial karena kerusakannya yang pa­rah, jalan penghubung an­tara Lintau, Kabupaten Tanah Datar dan Kota Pa­yakumbuh akhirnya diperbaiki,” tulis akun tersebut, disertai rekaman warga yang tampak antusias me­nyaksikan alat berat bekerja.

Jalan ini selama bertahun-tahun menjadi sorotan karena kerusakannya yang sangat parah. Bahkan, warganet menjulukinya sebagai “jalan seribu lubang” karena kondisi aspal yang berlubang-lu­bang dan sangat berbahaya, terutama saat mu­sim hujan.

Namun kini, harapan itu mulai terlihat. Perbaikan jalan dimulai dari sisi Pa­yakumbuh menuju Lintau, yang memang menjadi rute favorit wisatawan me­nuju kawasan wisata alam.

“Masyarakat menyambut dengan suka cita, karena ini bukan cuma tentang infrastruktur, tapi juga membuka akses ekonomi, pendidikan, dan pariwisata yang lebih baik,” ucap seorang warga dalam video yang diunggah.

Proyek perbaikan ini merupakan bagian dari program prioritas infrastruktur Pemprov Sumbar tahun 2025, yang menargetkan peningkatan konektivitas antarwilayah dan mendukung pertumbuhan daerah berbasis potensi lokal. Warga berharap pro­yek ini berjalan lancar hingga selesai, agar bisa dinikmati seluruh pengguna jalan dengan aman dan nyaman.

“Semoga tidak cuma awalnya saja bagus, tapi sampai akhir juga maksimal. Ini harapan besar bagi kami,” ujar seorang pe­ngendara motor yang turut menyaksikan proses pe­ngecoran.

Kini, masyarakat Lareh Sago Halaban dan sekitarnya hanya tinggal me­nunggu hasil akhir dari proyek yang sudah lama dinantikan ini, jalan mulus yang aman dilalui, dan tak lagi menyimpan “seribu lubang”.

Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (BMCKTR) Sumbar, Era Sukma Munaf, menjelaskan bahwa perbaikan ruas jalan Payakumbuh–Sitangkai (P.044) menjadi salah satu prioritas strategis Pemprov Sumbar da­lam meningkatkan kualitas infrastruktur transportasi.

“Ruas jalan yang berada di Kabupaten Lima Puluh Kota dan Kabupaten Tanah Datar ini mengalami kerusakan cukup parah, terutama di wilayah Kecamatan Lareh Sago Halaban, Nagari Labuh Gunung, berupa lubang dan gena­ngan air,” terang Era Sukma.

Ia menambahkan, Pemprov Sumbar melalui Dinas BMCKTR telah me­ngalokasikan anggaran se­besar Rp12,3 miliar dari APBD Provinsi tahun 2025 untuk menangani ruas ja­lan sepanjang 1,3 km. Perbaikan dilakukan dengan metode konstruksi rigid pavement dan ditargetkan selesai pada September 2025. “Perbaikan ruas jalan Payakumbuh–Sitangkai ini menjadi bukti nyata komitmen Pemprov Sumbar da­lam membangun infrastruktur yang andal. Ini untuk memperkuat aksesibi­litas, memperlancar arus transportasi, dan mendo­rong pertumbuhan eko­nomi di wilayah Kabupa­ten Lima Puluh Kota dan Tanah Datar,” tutup Era Sukma. (uus)