CRYSTAL Palace membuat sejarah besar. Untuk pertama kalinya sejak klub itu didirikan pada 10 September 1905, Palace berhasil jadi juara Piala FA musim 2024-2025.
Di final Palace menundukkan raksasa Manchester City dengan skor 1-0 di Stadion Wembley, London pada Minggu (18/5) dini hari. Gol tunggal Palace itu dihasilkan Eberechi Eze (16’).
Kemenangan itu kian bersejarah sebab City sebetulnya punya kans menyamakan kedudukan dari titik penalti. Sayang eksekusi pemain mereka, Omar Marmoush (36’) gagal berbuah gol.
Dalam laga itu, Palace memang tak menguasai jalannya pertandingan. Mereka digempur habis-habisan oleh The Citizens. Data mencatat Man City melakukan penguasaan bola hingga 79 persen dan membuat 23 attempts dengan enam di antaranya on goal.
Di sisi lain, Palace bermain lebih bertahan. Hanya dua attempts on target dari tujuh yang dilepaskan Palace. Itu termasuk tembakan Eberechi Eze yang menjadi gol.
Palace nyaris diimbangi Man City. Pada menit ke-31, Man City mendapatkan hadiah penalti namun berhasil ditepis Dean Henderson.
Peluit panjang dibunyikan dan Palaces berhak atas gelar juara Piala FA. Ini menjadi gelar yang spesial lantaran menjadi trofi pertama mereka setelah 119 tahun berdiri.
Palace juga mengulangi prestasi Wigan Athletic yang meraih gelar pertamanya sepanjang sejarah di Piala FA. Uniknya Wigan pada 2011 juga mengalahkan City di final dengan skor 1-0.
“Sukar dipercaya. Kami berutang trofi kepada mereka (Crystal Palace) dan kami mendapatkannya hari ini,” ujar Chairman Palace Steve Parrish kepada BBC One.
“Gelar ini untuk mereka yang selalu menyemangati kami di saat-saat sudah, semua orang yang selalu mendukung dan meyakini kami – ini untuk mereka,” sambungnya.
“Saya sangat bangga. Tim, fans, dan saya sangat yakin kami bisa juara. Itulah yang Oliver sudah lakukan. Dia membuat kami semua yakin. Anda bisa lihat hasilnya. Ini bagus sekali untuk Piala FA,” katanya menambahkan.
“Saya tidak dapat mempercayai kemenangan ini. Seperti mimpi yang akhirnya terwujud. Dan sejujurnya, ketika Anda memainkan pertandingan 10 kali lawan City, Anda mungkin hanya akan menang sekali. Dan itu terjadi hari ini,” kata pelatih Palace Oliver Glasner.
“Kami mencetak gol dengan peluang pertama kali di area pertahanan mereka dan kemudian bertahan dengan seluruh kekuatan. Kami juga memiliki penjaga gawang yang hebat serta mentalitas yang hebat dan kekompakan yang hebat,” lanjut Glasner dikutip dari ITV.
“Itulah cara Anda dapat memenangkan trofi pertama untuk Crystal Palace. Saya sangat bangga dengan tim dan seluruh staf. Selamat, semua pujian untuk mereka,” beber Glasner.
Glasner mengatakan sudah belajar ketika timnya kalah telak dengan skor 2-5 oleh City pada pekan ke-32 (12/4). Dari kekalahan itu, Glasner berkata memperbaiki timnya dan banyak menyimak video pertandingan City. (jpg)






