PAYAKUMBUH/50 KOTA

Pemko Payakumbuh Luncurkan Aplikasi SPMB dan KSRG

0
×

Pemko Payakumbuh Luncurkan Aplikasi SPMB dan KSRG

Sebarkan artikel ini
PELUNCURAN PROGRAM— Wawako Payakumbuh Elzadaswarman saat peluncuran program SPMB.

POLIKO, METRO–Pemko Payakumbuh menunjukkan komitmennya dalam pe­ningkatan layanan pendidikan dan transformasi digital melalui peluncuran Aplikasi SPMB (Sis­tem Penerimaan Murid Baru) dan program KSRG (Kandidat Sekolah Rujukan Google). Peluncuran aplikasi SPMB DISAKOLA tersebut digelar di Aula Ngalau Lantai 3 Balai Kota Payakumbuh, Jumat (17/5).

Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman , menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas sinergi seluruh pihak dalam mendukung digitalisasi pendidikan di Kota Payakumbuh.  “Peluncuran aplikasi ini merupakan implementasi visi-misi Kota Pa­yakumbuh dalam mewujudkan SDM yang handal, sehat, dan kompetitif, serta mendukung tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih,” ungkapnya.

Aplikasi SPMB merupakan jawaban atas tantangan pendi­dikan modern. Dengan sistem ini diharapkan memberikan kemudahan bagi masyarakat dan mengurangi mobilitas karena dapat dilakukan di manapun, bahkan di rumah masing-ma­sing. Ia juga mengajak masya­rakat seluruh stakeholder yang terlibat untuk dapat bersinergi dalam rangka mewujudkan SPMB tahun 2025 secara objektif, transparan, akuntabel, tidak diskriminatif dan berkeadilan.

“Dengan sistem ini, kami mengupayakan semua lapisan masyarakat mempunyai kesempatan yang sama dalam mengakses pendidikan sehingga tidak ada lagi anak putus sekolah atau tidak tertampung di sekolah negeri maupun swasta, di semua jenjang pendidikan,” tegasnya.

Masih dalam agenda yang sama, Elzadaswarman juga me­resmikan peluncuran program KSRG, yang menetapkan 25 sekolah SD dan SMP sebagai calon sekolah rujukan. Salah satu sekolah yang memperoleh sertifikat KSRG dari google adalah SMPN 4 Payakumbuh.  ”Kami berharap Program ini dapat mendorong sekolah lainnya di Kota Payakumbuh juga memperoleh program undangan khusus untuk Sekolah Negeri yang ditujukan bagi sekolah-sekolah yang tertarik menghadirkan kegiatan pembelajaran inovatif berbasis alat-alat Google for Education”, jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Pemko juga menerima penghargaan dari Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Sumbar sebagai bentuk apresiasi atas si­nergi aktif Pemko Payakumbuh melalui Dinas Pendidikan dalam mendukung program pembinaan Lapas Kelas IIB Tanjung Pati. “Penghargaan ini merupakan cerminan dari kerja sama yang kuat dan kesungguhan kita dalam membangun pendidikan serta pembinaan warga binaan. Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dasril dalam laporannya menjelaskan bahwa sistem SPMB merupakan pengganti dari Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang sebelumnya digunakan di Indonesia.  “SPMB DISAKOLA hadir untuk memberikan akses pendidikan yang lebih adil dan berkualitas bagi semua siswa, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan geografis atau ekonomi,” te­rangnya.

SPMB akan mengakomodasi pendaftaran untuk jenjang SD dan SMP melalui empat jalur yaitu domisili, afirmasi, mutasi, dan prestasi.  (uus)