PDG PARIAMAN, METRO–Truk pengangkut pasir hilang kendali hingga menabrak sepeda motor dan pagar sekolah di SDN 08 Nagari Koto Tinggi Kuranji Hilir, Kabupaten Padangpariaman, Jumat pagi (16/5). Saking kerasnya tabrakan itu, pagar sekolah pun roboh dan truk terbalik.
Insiden itu sempat membuat para siswa dan guru di sekolah itu panik dan histeris. Beruntung, insiden kecelakaan tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, sopir truk dan pengendara sepeda motor mengalami luka hingga harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.
Tak berselang lama pascakecelakaan, Polisi datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan. Kuat dugaan, kecelakaan itu disebabkan rem truk yang tidak berfungsi sehingga sopir tak bisa menghentikan laju truk.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Pariaman, Ipda Randhi Permana, mengatakan, kecelakaan terjadi diduga akibat rem truck panas sehingga truck jelang masuk pertigaan menabrak truck dan pagar SDN 08 Sungai Limau.
“Dari rekaman CCTV yang dilihat truk ini melaju kencang sejak dari penurunan sampai belok di persimpangan. Saat mobil tersebut hilang kendali di simpang tiga tersebut, dari sisi kiri truk datang kendaraan roda dua. Setelah menabrak pengendara, terus melaju ke arah sekolah dan menabrak pagar sekolah, lalu, rebah,” ujarnya.
Di pekarangan sekolah, kata Ipda Randhi Permana, truk juga menabrak satu unit kendaraan roda dua lainnya yang sedang terparkir. Akibat kejadian itu dua orang mengalami luka-luka cukup serius dan saat ini tengah menjalani perawatan di rumah sakit.
“Adapun identitas korban yakni, Kurniawan (36) pekerjaan sopir, dan Hilyuni Hedi (38) pengendara sepeda motor yang berprofesi sebagai buruh. Hilyuni mengalami luka lecet di kaki kanan, siku kiri, serta bagian belakang kepala. Sedangkan pengemudi truk, Kurniawan, juga mengalami luka lecet pada dahi dan kaki kanannya,” jelasnya.
Warga setempat, Zainidar, mengatakan truk tersebut diduga mengalami rem blong saat kejadian, sehingga melaju kencang di pertigaan. Zainidar menerangkan truk tersebut berasal dari arah Sungai Geringging, hendak menuju arah Lubuk Basung, Agam.
“Di pertigaan, bukannya melambat truk malah kencang dan membanting stir ke arah lubuk Basung. Saat banting setir, kendaraan roda dua melintas dari arah Pasar Sungai Limau dan langsung terlindas oleh truk tersebut. Setelah menabrak kendaraan roda dua truk, menabrak pagar sekolah yang saat itu masih dalam proses belajar mengajar. Akibat kejadian tersebut, pengendara sepeda motor dilarikan ke rumah sakit,” ungkapnya. (ozi)






