METRO BISNIS

Pemkab Komitmen Dukung Langkah Kebijaksanaan Nasional, Masyarakat Solok Dapatkan Manfaat Nyata dari Kebijakan Agraria

0
×

Pemkab Komitmen Dukung Langkah Kebijaksanaan Nasional, Masyarakat Solok Dapatkan Manfaat Nyata dari Kebijakan Agraria

Sebarkan artikel ini
PERKUAT SINERGITAS— Wakil Bupati Solok Candra melakukan diskusi strategis bersama Kepala Divisi Perolehan Tanah Badan Bank Tanah Yagus Suyadi. Diskusi itu dalam rangka memperkuat sinergi proses bisnis Badan Bank Tanah guna mewujudkan ekonomi yang berkeadilan di Kabupaten Solok.

SOLOK, METRO–Wakil Bupati Solok, Can­dra menyampaikan komitmen Pemerintah Da­erah Kabupaten Solok dalam mendukung langkah-langkah kebijakan nasional yang berpihak pada pemerataan akses tanah.

Dia melihat peran strategis Bank Tanah sebagai solusi konkrit terhadap ketimpangan penguasaan lahan.

“Sinergi ini penting agar masyarakat Solok mendapatkan manfaat nya­ta dari kebijakan agraria nasional,” ujarnya.

Bahkan Candra juga menunjukkan antusiasme dalam mendorong kolaborasi lintas sektor demi terciptanya pertumbuhan eko­nomi yang merata dan berkelanjutan demi menuju Kabupaten Solok yang lebih maju dan sejahtera.

Hal itu disampaikan Candra, ketika melaksanakan diskusi strategis bersama Kepala  Divisi Perolehan Tanah Badan Bank Ta­nah Yagus Suyadi. Diskusi itu dalam rangka memperkuat sinergi proses bisnis Badan Bank Tanah guna mewujudkan ekonomi yang berkeadilan di Kabupaten Solok.

Dia juga menilai kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mendorong pemanfaatan aset tanah secara adil, produktif, dan berkelanjutan. Diskusi ini membahas peran Bank Tanah dalam mempercepat pemerataan pembangunan, penyediaan lahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah, serta mendukung investasi daerah yang berpihak pada kesejahteraan rakyat.

Sementara itu, Kepala Divisi Perolehan Tanah, Yagus Suyadi menegaskan pentingnya kerjasama de­ngan pemerintah daerah untuk mendukung tata kelola pertanahan yang trans­paran dan inklusif. Ia juga memaparkan rencana-rencana strategis Ba­dan Bank Tanah di Sumatera Barat, khususnya peluang pe­ngem­bangan kawasan produktif dan perumahan rakyat.  (vko)