SAWAHLUNTO, METRO–Berawal dari hobi menulis puisi, Kepala Sekolah SMP 9 Sawahlunto, Ria Indah Susanti, S. HI. M. PD, menerbitkan sebuah buku puisi yang penuh karya puitis sebanyak 100 buah puisi dengan judul “Di Ujung Senja”.
Buku puisi Di Ujung Senja tersebut lahir dari kegemarannya akan dunia tulis menulis yang penuh seni dan syair indah. Dimana puisi-puisi tersebut bercerita tentang kehidupan sehari-harinya bersama suami dan anak-anak tercinta. Puisi yang berisi syair-syair Indah tersebut mengungkap perasaan dan harapan-harapan dalam menjalani setiap waktu yang dilewatinya, dengan segala suka dukanya.
Ditemui pada acara Bimtek Referensi buku di Perpustakaan Adinegoro Kota Sawahlunto, dimana pada saat itu Kepsek SMP 9 Ria Indah Susanti hadir untuk penandatanganan MoU dengan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Sawahlunto Jhon Hendri.
Kerjasama tersebut bertujuan untuk mempermudah SMP 9 Sawahlunto dalam melakukan peminjaman buku-buku yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dalam membantu proses belajar mengajar di sekolah.
Pada kegiatan tersebut Ria Indah Susanti juga menyerahkan buku puisi yang merupakan hasil karyanya tersebut kepada Jhon Hendri Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Sawahlunto.
Menurut Ria Indah Susanti, penyerahan buku itu sebagai untuk melengkapi koleksi Perpustakaan dan Kearsipan Kota Sawahlunto, sehingga bisa menambah ilmu bagi para pembaca dalam segi untuk mendapatkan bacaan puisi yang berkualitas.
“Sebenarnya saya sudah pernah sebelumnya menerbitkan buku puisi hasil karya saya, dan buku puisi Di Ujung Senja merupakan buku kumpulan puisi saya yang kedua. Dengan 100 buah puisi, saya berharap bisa menambah khasanah pembaca dan bisa sebagai bacaan ringan yang menyenangkan, semuanya tidak jauh dari kehidupan sehari-hari kita,” ungkapnya.
Jhon Hendri selaku Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menyebutkan, banyak diantara buku-buku koleksi perpustakaan Adinegoro ini selain bantuan dari pemerintah, juga menerima berbagai sumbangan buku dari beberapa donatur yang peduli kepada beragamnya jenis bacaan.
“Kami tidak membatasi, siapa saja yang ingin menyumbangkan buku disini kami terima. Perpustakaan Adinegoro bersifat terbuka dan menerima berbagai hal yang berhubungan dengan bacaan dan ilmu pengetahuan. Demi kegemaran membaca masyarakat Sawahlunto dan kemajuan generasi mudanya,” pungkas Jhon Hendri. (pin)






