HAMKA, METRO–Untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi kebakaran lahan di lingkungan pangkalan, Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Sutan Sjahrir menggelar latihan Pemadaman Kebakaran (PK), di area Appron dan Runway Lanud Sutan Sjahrir, Kamis (15/5).
Latihan dilaksanakan sebagai simulasi penanganan kebakaran yang disebabkan oleh aktivitas pembakaran lahan di sekitar wilayah tanah milik TNI AU yang dimanfaatkan masyarakat. Dalam simulasi tersebut, petugas jaga mendeteksi munculnya asap di area Appron dan segera melaporkan kejadian kepada Kepala Dinas Operasi (Kadisops), yang selanjutnya diteruskan kepada Komandan Lanud.
Komandan Lanud Sutan Sjahrir, Kolonel Nav Sani Salman Nuryadin, memerintahkan pelaksanaan penanganan darurat sesuai Standard Operating Procedures (SOP), dengan melibatkan unsur-unsur terkait untuk memastikan pelaksanaan pemadaman berlangsung secara cepat, tepat, aman, dan terkendali.
“Latihan ini merupakan wujud nyata komitmen Lanud Sutan Sjahrir dalam menjaga kesiapsiagaan operasional serta mengantisipasi potensi ancaman kebakaran lahan yang dapat mengganggu aktivitas penerbangan dan membahayakan fasilitas strategis TNI AU,” ujarnya.
Lebih lanjut, Komandan Lanud menegaskan bahwa skenario latihan dirancang sedekat mungkin dengan kondisi nyata guna memastikan seluruh personel memahami prosedur dan mampu bertindak secara terkoordinasi dalam menghadapi situasi darurat.
Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran seluruh personel terhadap risiko kebakaran lahan, serta memperkuat sistem deteksi dini dan mitigasi bencana di lingkungan Lanud Sutan Sjahrir.
Dengan terlaksananya latihan ini, diharapkan Lanud Sutan Sjahrir dapat menjadi garda terdepan dalam penanggulangan kebakaran lahan serta turut mendukung kelancaran operasi penerbangan dan keselamatan aset TNI Angkatan Udara. (jes/rel)






