METRO PADANG

Andre Rosiade kembali Desak PSSI Pakai Wasit Asing di Laga-laga Penentu Liga 1

0
×

Andre Rosiade kembali Desak PSSI Pakai Wasit Asing di Laga-laga Penentu Liga 1

Sebarkan artikel ini
PENASIHAT— tim Semen Padang FC yang juga anggota DPR RI Andre Rosiade, saat menonton laga kandang Semen Padang FC di Stadion GOR H Agus Salim Padang, beberapa waktu lalu.

JAKARTA, METRO–Kom­petisi BRI Liga 1 Indonesia telah memasuki pekan ke-33, dan persaingan di papan bawah klasemen atau zona de­­gra­­­dasi semakin memanas. Apalagi juara sudah dipas­ti­kan oleh Persib Bandung dan papan atas juga sudah ham­pir tetap.

Di tengah tensi tinggi menjelang akhir musim ini, penasihat tim Semen Pa­dang FC yang juga anggota DPR RI Andre Rosiade, kembali menyerukan agar PSSI segera mengirimkan wasit asing untuk me­mim­pin laga-laga krusial yang berpotensi menentukan na­sib klub di klasemen akhir. Yaitu laga tim yang sedang berjuang lepas dari jeratan degradasi ke Liga 2.

Melalui unggahan di akun Instagram-nya, @an­dre_rosiade, ia menegaskan pentingnya penggu­naan wasit asing di laga zona degradasi. Hal yang telah terbukti saat laga Persebaya Surabaya melawan Semen Padang FC yang dianggap cukup fair karena dipimpin wasit asing.

“Liga 1 memasuki Ming­­gu ke-33. Dan persaingan zona degradasi semakin sengit. Untuk itu saya terus meminta kepada Ketum @pssi Pak @erick­thohir agar mengirimkan wasit asing untuk pertandingan zona degradasi. Bahkan info yang saya dapatkan, @psm_­makassar su­dah meminta secara resmi pertandingan mereka di pekan ke-33 ini menggu­nakan wasit asing. Begitu pula @baliunitedfc juga ingin dipimpin oleh wasit asing,” tulis Andre Rosiade.

Baca Juga  Bumiputera Sumbar Menunggu Investor Baru

Andre Rosiade menilai, penggunaan wasit asing penting untuk menjaga integritas dan netralitas per­tandingan. Apalagi, dua tim besar yakni PSM Makassar dan Bali United disebut telah mengajukan permin­taan resmi agar pertandingan mereka dipimpin oleh wasit dari luar negeri.

“Kita memang harus menjaga netralitas wasit ini dengan memasang profesional dari luar negeri. Karena beberapa laga ada indikasi wasitnya tidak netral dan membuat masalah atau keributan. Kita berharap Liga 1 ini lebih baik dan penuh sportivitas,” kata Wakil Ketua Komisi VI ini.

Unggahan tersebut me­micu berbagai respons dari warganet. Sejumlah pengguna menyambut baik seruan Andre, sementara sebagian lainnya mempertanyakan kualitas wasit lokal dan tekanan yang mungkin mereka hadapi da­lam memimpin laga pen­ting.

Salah satu komentar menohok datang dari pengguna bernama @a_7alu, yang menulis:

Baca Juga  Maling Celengan, Pemuda Ditangkap Jamaah

“Apakah kualitas wasit kita memang rendah? Apakah wasit kita kurang memahami LOTG (Laws of the Game)? Atau karena wasit kita penuh tuntutan kepentingan, sehingga mereka tidak bisa memimpin dengan baik? Kalau mereka bicara, pasti karir wasitnya selesai.”

Komentar lainnya me­nyarankan agar pertandingan pekan terakhir Liga 1 digelar secara serentak, untuk menjaga fair play antar klub yang sedang bersaing di papan bawah.

Persaingan di zona de­gra­dasi musim ini memang sangat ketat. Dengan hanya menyisakan dua pekan, sejumlah tim masih berjuang untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola nasional. Dalam situasi seperti ini, keputusan wasit bisa menjadi penentu yang krusial.

Penggunaan wasit asing bukan hal baru dalam sepak bola Indonesia. Pada musim-musim sebelumnya, PSSI sempat mengundang wasit dari Jepang, Australia, dan negara lain untuk memimpin laga penting demi mencegah kontroversi.

Kini, tinggal menunggu apakah PSSI akan merespons permintaan tersebut, dan sejauh mana keputusan ini bisa menjamin keadilan bagi seluruh peserta kompetisi. (*)